Previous Next

Tangerang Selatan, 13/01/2020. Kerja sama yang telah terjalin harmonis antara Bea Cukai Tangerang (BeTa) dengan asosiasi pengusaha semakin erat dengan adanya kunjungan yang mereka lakukan kepada pimpinan BeTa yang baru. Asosiasi Pengusaha Tempat Penimbunan Berikat (APTPB) Tangerang dan Asosiasi Pengusaha Kawasan Berikat (APKB) merupakan dua asosiasi pengusaha penerima fasilitas kepabeanan yang aktif bersinergi dengan BeTa. Datangnya Guntur Cahyo Purnomo sebagai Kepala Kantor BeTa yang baru memberi warna baru. APTPB dan APKB merasa perlu untuk mempererat kerja sama melalui silaturahim kepada Guntur.

            Silaturahim ini diadakan pada Selasa, 13 Januari 2020 dan bertempat di Ruang Rapat BeTa. Asosiasi diwakili oleh masing-masing pengurus baik dari APKB maupun APTPB. Selain Kepala Kantor, pihak BeTa dihadiri oleh Aflachul dan Wahyu Setiyono selaku Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Kepabeanan dan Cukai (PKC), Herkan Syachrudi selaku Kasi Penindakan dan Penyidikan (P2), serta Wisnu Nuryanto selaku Kasi Penyuluhan dan Layanan Informasi (PLI). Dalam sambutannya, Guntur menyampaikan harapannya agar asosiasi dapat berfungsi menjembatani komunikasi antara pengusaha penerima fasilitas dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), baik pusat maupun unit vertikalnya. Guntur juga meminta adanya kerja sama aktif di kemudian hari dari asosiasi agar para pengusaha menjaga fasilitas yang telah mereka miliki dengan baik. “Bayangkan berapa banyak keuntungan yang diperoleh perusahaan dari fasilitas penangguhan Bea Masuk dan tidak dipungut Pajak Dalam Rangka Impor” ujar Guntur. Beliau juga menambahkan bahwa peraturan yang ada sekarang telah diusahakan semaksimal mungkin supaya dapat mengakomodir aspirasi dari para pengusaha. Oleh karena itu diharapkan timbal balik perusahaan untuk secara sadar mematuhi aturan yang berlaku saat ini.

            Ahmad Matien sebagai Ketua APKB Banten membuka pembicaraan dari pihak asosiasi. Beliau menyampaikan agenda APKB terdekat yaitu Roadshow ke KPU (Kantor Pelayanan Utama) Tanjung Priok dan KPU Soekarno-Hatta dengan agenda terkait nota pembetulan (notul), customs clearance, dwelling time, dan CEISA. Sedangkan Sri Widyastuti selaku Ketua APTPB menyampaikan kesiapan pihaknya untuk menjembatani, mengawal, dan berkomunikasi antara DJBC dengan pengusaha termasuk siap ditegur jika ada anggotanya yang belum sesuai aturan.

            Selanjutnya Guntur mengingatkan bahwa fasilitas yang diberikan oleh Negara juga menuntut adanya tanggung jawab. Salah satunya adalah adanya kewajiban IT inventory yang sudah ada sejak 2014 melalui PER-09/BC/2014 yang kemudian dikuatkan dengan adanya monitoring dan evaluasi (Monev) atasnya melalui INS-04/BC/2016. Terakhir DJBC menegaskan berlakunya IT inventory yang subsistem dari sistem laporan keuangan melalui INS-02/BC /2019. Pengusaha harus memenuhi seluruh ketentuan tersebut untuk menjaga keberlangsungan fasilitas yang telah diperolehnya.

            Terakhir, Guntur berpesan agar pertama, pengusaha tidak sungkan untuk berkomunikasi dengan BeTa atas segala permasalahan yang dihadapi untuk dicari solusi terbaiknya. Kedua, menghimbau kepada para pengusaha untuk dapat mendayagunakan sistem pengendalian intern (SPI) semaksimal mungkin sebagai bagian dari usaha menjaga fasilitas yang telah didapat.

 

Previous Next

Tangerang Selatan, 10/01/2020. Menggandeng para milenialnya, Bea Cukai Tangerang (BeTa) menggelar event inspiratif guna mendorong kreativitas dan semangat mengejar impian. Di Ruang Aula Kantor BeTa, dimeriahkan event dalam bentuk talkshow yang bertajuk Inspirasi BeTa. Inspirasi BeTa ditujukan khusus bagi para pegawai milenial yang sedang dalam masa produktifnya.

            Dipandu oleh Sandya Bayu Bachtiar selaku Kepala Subseksi Penyuluhan, talkshow Inspirasi BeTa berjalan dengan meriah dan sangat inspiratif. Tak lupa, Sandya turut mengundang beberapa sosok inspiratif di BeTa, yaitu Iswandi selaku Kepala Subseksi Kepatuhan Pelaksanaan Tugas Pengawasan dan juga Ewaldo Hasbyaqil Asy’ari selaku Pelaksana pada Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai.

            Sandya menyampaikan, bahwa event ini ditujukan agar para milenial BeTa dapat berkembang karirnya juga pendidikannya. Banyak pertanyaan terlontar kepada dua sosok inspiratif itu, terlebih mengenai jenjang pendidikan. Ewaldo yang merupakan salah satu lulusan Diploma III Khusus PKN STAN dengan nilai terbaik menuturkan alasannya tetap semangat menjalani pendidikannya. “Saya selalu ingin memberikan manfaat yang lebih bagi lingkungan saya” tukas Aldo, sapaan akrabnya. “Terlebih karena menurut saya, saya harus mengejar ketertinggalan karir saya ini, tentunya dengan melanjutkan pendidikan Diploma III” lanjut Aldo.

            Selanjutnya beralih ke penerima beasiswa S-III luar Negeri, Iswandi. Perjuangan panjang meraih sukses dan melalui kegagalan telah dilewati hingga di titik ini. Hari ini, menjadi hari terakhir Iswandi menemani BeTa sebelum harus pergi ke Australia menempuh pendidikannya. Dalam event ini dipaparkan mengenai tips and tricks hingga mendapatkan beasiswa S-III di luar Negeri. Tak hanya itu, S-II yang telah dilaluinya dulu pun merupakan beasiswa yang didapatkannya di Negeri sakura, Jepang. Sungguh pencapaian yang luar biasa dan pastinya membanggakan. Semangatnya menjadi pemicu para milenial untuk mengikuti jejaknya melanjutkan pendidikan. “Tips dari saya cukup dengan 4P, yaitu Purpose, Preparation, Pray, dan Persistence” tutup Iswandi.

            Banyak cerita seru maupun pengalaman suka dan duka disampaikan masing-masing oleh Iswandi juga Aldo. Usaha dan doa selalu menjadi topik utama di tiap-tiap paragraf cerita perjuangan yang dibagi. Pesan-pesan perjuangan pun tak luput menjadi bagian yang dinanti. Semoga cerita sukses dapat terus bergulir ke generasi selanjutnya dan tetap menginspirasi sesama.

 

Previous Next

Tangerang Selatan, 07/01/2020. Mengawali tahun yang baru, Bea Cukai Tangerang (BeTa) menyambutnya dengan penuh suka cita dan semangat yang baru pula. Dalam balutan event Apel Bulanan dan Program Pembinaan Keterampilan Pegawai (P2KP), BeTa mengumpulkan para pejabat dan pegawainya di Halaman juga Ruang Aula Kantor BeTa. Apel kali ini menampilkan wajah baru dengan Guntur Cahyo Purnomo sebagai pembinanya. Sedang P2KP digelar dalam rangka menyambut kehadiran dan momen perkenalan Guntur yang kini menjabat sebagai Kepala Kantor BeTa.

            “Tak kenal maka tak sayang”

            Kalimat yang lumrah didengar pada setiap jumpa pertama. Maka, Apel Bulanan dan P2KP ini dipersembahkan sebagai momen menjalin rasa sayang alias perkenalan. Bersamaan dengan tahun yang baru, BeTa pun dimeriahkan dengan kedatangan pimpinan yang baru. Itu artinya semangat yang baru dan juga harapan yang baru. Guntur Cahyo Purnomo, sosok bijaksana yang kini menghiasi hari-hari BeTa dengan raut wajah ramahnya. Rupa-rupanya, 2020 akan menjadi tahun milik BeTa.

            Pada Apel pagi tadi, Guntur mengucapkan selamat atas datangnya tahun baru bersama harapan yang baru. Diantaranya menjadi kantor dan juga pribadi yang semakin baik sebagaimana slogan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Apresiasi dan ucapan terima kasih dituturkan beliau atas perjuangan BeTa meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). “Adapun memelihara predikat WBK yang kini sudah ada lebih sulit dibandingkan meraihnya kemarin” ingat Guntur kepada seluruh peserta Apel. Kemudian amanatnya ditutup dengan menyulutkan semangat para pejabat dan pegawainya untuk selalu meningkatkan integritas.

            Apel selesai dan dilanjutkan dengan P2KP yang mengusung tajuk “Satu Jam Bersama Pak Guntur”. Dengan dipandu Wisnu Nuryanto selaku Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi sebagai moderator, momen perkenalan Guntur menjadi terasa sangat hangat. Dilengkapi dengan canda ringan diantara keduanya membuat para pejabat dan pegawai hanyut dalam suasana kekeluargaan. Latar belakang Guntur sebagai sosok ayah dari anak kembarnya dikupas oleh Wisnu, hingga perjalanan panjang karir Guntur di Bea Cukai turut menjadi inspirasi bagi pegawai milenial BeTa. Lika dan liku serta suka dan duka telah puluhan tahun Guntur lewati hingga kakinya berpijak di BeTa.

            Mengawali masa kepemimpinannya, banyak harapan dan arahan yang disampaikan Guntur. Dimulai dari pentingnya menjaga kekompakan dengan segala fasilitas yang diberikan oleh Negara, menyepakati komitmen untuk berubah kearah yang lebih baik, tuntutan kerja sama dan hidupkan suasana rumah tangga di Kantor dengan harapan sikap saling membantu dan mendukung turut menyertai satu sama lain. Ciptakan nyaman, nikmat, dan rasa bahagia menyelimuti rumah kita di Kantor ini. Bersama kita saling menjaga, saling mengingatkan, dan saling menguatkan. Bersama wujudkan Bea Cukai Tangerang yang semakin baik!

 

Previous Next

Tangerang Selatan, 03/01/2020. Jumat pertama di tahun 2020 ini sekaligus menjadi Jumat terakhir Bea Cukai Tangerang (BeTa) ditemani Aris Sudarminto sebagai Kepala Kantornya. Penghujung tahun 2019 lalu, Aris mendapatkan surat keputusan perpindahan dirinya ke kantor Bea Cukai yang lain. Setelah 2 tahun lamanya, Aris menemani BeTa menjalankan misi mulia Bea Cukai, menciptakan inovasi baru, juga meraih prestasi cemerlang. Goresan cerita panjang terukir di sepanjang tahun-tahunnya.

            “Di mana ada pertemuan, pasti akan ada perpisahan”

            Jumat itu BeTa menggelar event BeTa Gathering yang dihadiri seluruh pejabat dan pegawai BeTa serta turut mengundang perwakilan Asosiasi di bawah pengawasan BeTa. Terdapat Asosiasi Pengusaha Tempat Penimbunan Berikat (APTPB) dan Asosiasi Pengusaha Kawasan Berikat (APKB). BeTa Gathering digelar sebagai momen apresiasi serta perpisahan BeTa dengan Aris Sudarminto sebelum di kemudian hari posisi Kepala Kantor tergantikan.

            Di institusi Bea Cukai, perpisahan dan perpindahan menjadi hal yang lazim ditemui, dan akhirnya BeTa menemukannya, lagi. Namun, tak ingin bergelut dengan kesedihan, gelaran BeTa Gathering dibuat meriah dengan iringan lagu-lagu happy dari BeTaMusik. Lagu koplo yang kini sedang populer pun tak luput dinyanyikan hingga menambah meriahnya suasana kala itu. Dalam event tersebut, beberapa kali disampaikan pesan serta kesan dari rekan kerja juga para pemangku kepentingan. Wahyu Setyono, salah satu Kepala Seksi, menuturkan apresiasinya kepada Aris Sudarminto. “Pengalaman pertama saya memiliki atasan yang merupakan adik kelas saya sendiri. Namun saya bangga, semangat ibadahnya dapat menular ke orang lain, termasuk saya. Beliau juga selalu menerapkan nilai integritas di setiap pekerjaan dan menanamkan amanah kepada setiap jajarannya. Seluruh elemen BeTa merasakan banyak perubahan yang baik dan juga merasa diperhatikan” jelas Wahyu.

            Tak lupa, salah satu pemangku kepentingan yang diwakili oleh Asosiasi, Ahmad Matien Mukhtar, juga menyampaikan kesannya. Dituturkan terkait kemudahan-kemudahan dalam pelayanan yang banyak didapatkan oleh pengguna jasa BeTa. Terlebih dengan segudang inovasi yang ditelurkan BeTa dalam lingkup pengawasan maupun pelayanan sangat memberi keuntungan bagi perusahaan pengguna fasilitas.

            Tak hanya pesan dan kesan yang disampaikan, penghargaan dan apresiasi juga diselipkan pada event ini dalam sesi BeTa Rewards yang merupakan pemberian penghargaan kepada pejabat dan pegawai terbaik BeTa di tahun 2019. Penghargaan sebagai Employee of the Year dinobatkan kepada Andi Netti selaku Kepala Urusan Rumah Tangga atas kinerja dan dedikasinya selama setahun belakangan. Selanjutnya penghargaan sebagai Employee of the Month dinobatkan kepada Vebry Andreas yang merupakan Staff Subbagian Umum atas kinerja dan kerja kerasnya selama sebulan lamanya. Penghargaan pegawai terbaik di setiap Seksi juga diberikan sebagai sarana untuk memacu semangat perubahan ke arah yang lebih baik.

            Hingga Aris Sudarminto angkat bicara soal perpisahannya, “Man jadda wa jada, kalau pekerjaan di sini telah selesai, kita harus melanjutkan bekerja di tempat yang lain” tuturnya. “Sudah menjadi sifat seorang Muslim untuk senantiasa bekerja, bagaimanapun, show must go on” tambah Aris. Mungkin untuk yang terakhir kalinya, para pegawai dari masing-masing Seksi memberikan persembahan untuk Aris. Tak hanya itu, telah disiapkan beberapa video highlight untuk mengenang perjalanan Aris selama di BeTa. Keseruan dan pilunya perpisahan bercampur aduk menjadi satu. Terlebih saat dimainkan peran-peran dalam Teater BeTa Talkshow oleh pegawai milenial yang menggambarkan Aris serta pejabat lainnya.

            Mengakhiri event tersebut, diberikan cinderamata sebagai kenang-kenangan dari BeTa untuk Aris. Berharap supaya tidak terlupakan dan selalu tersimpan dalam ingatan yang baik. Kemudian semua bersalaman, menyelamati dan menumpahkan doa terbaik untuk karirnya kelak.

            Sore itu, Aris beranjak meninggalkan Kantor BeTa. Sosok bijaksananya kini tak lagi dapat ditemui menghiasi Kantor BeTa di kala momen Briefing dan Berdoa Bersama (Bertiga), Salat Zuhur berjamaah, maupun olahraga mandiri. Tahun yang baru menjadi penyokong harapan dan semangat baru dengan pimpinan yang baru pula. Tak ada yang berbeda, Bea Cukai tetap menjadi Bea Cukai yang semakin baik, dan BeTa tetap menjadi yang terbaik!

 

Previous Next

Tangerang, 31/12/2019. Penghujung tahun ini, Bea Cukai Tangerang (BeTa) kembali kehilangan salah satu sosok inisiator. Lagi dan lagi, kedatangan masa purnabhakti menjadi alasan perpisahan yang menyudahi kebersamaan. Di tahun yang baru, BeTa harus melepaskan salah satu pegawai terbaiknya, Subandriyo, selaku Kepala Seksi Perbendaharaan untuk memasuki purnabhaktinya. Setelah 37 tahun lamanya mengabdi kepada Negeri melalui institusi DJBC, kini sudah saatnya rehat dan menikmati waktu bersama keluarga dengan sepenuhnya. Tepatnya di Ruang Aula Kantor BeTa, digelar acara Pelepasan Pegawai Purnabhakti.

            Pelepasan diawali dengan senandung indah yang dilantunkan BeTaMusik mengiringi momen sarapan bersama para pejabat dan pegawai yang hadir untuk memeriahkan acara pelepasan. Banyak apresiasi dan ucapan selamat menghampiri Subandriyo di hari terakhirnya sebagai sosok Bea Cukai di BeTa. Pimpinan, rekan sejawat hingga para pelaksana yang sudah dianggap sebagai anaknya sendri pun turut memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya.

            Aris Sudarminto selaku Kepala Kantor BeTa menyampaikan apresiasi kepada Subandriyo atas ide-ide yang tercurah untuk kepentingan BeTa. “Di tahun depan, kita mungkin kehilangan sosoknya, namun kita tidak boleh kehilangan karakternya yang inovatif, produktif, dan selalu melakukan kebaikan” tutur Aris yang sekaligus menjadi pesan kepada para pejabat dan pegawai BeTa. Sebagai sosok yang aktif pada Baporseni dan Koperasi di BeTa, Subandriyo dikenal dengan sikap wibawa dan bijaksananya. Tak heran pula kalau sebagian besar pegawai milenial menyebutnya dengan panggilan “ayah”.

            Tak hanya Aris, Mohamad Sofwan selaku rekan sesama Kepala Seksi pun memberikan kata-kata perpisahannya. Disampaikan oleh Sofwan terkait impresinya terhadap Subandriyo yang ia kenal sebagai sosok yang sangat menghargai budaya dan adat Jawa di kehidupan bersosialnya sehari-hari. Sosok yang damai namun tegas melebur menjadi satu dengan sangat apik tertanam di diri SBY, sapaan akrabnya. “Hal yang dialami kini, bukan tak mungkin akan berubah secara cepat di kemudian hari. Pensiun itu seperti mati, suatu hal yang pasti” ingat Sofwan. Apresiasi yang terdalam bagi seluruh karya yang ditinggalkan juga doa-doa terbaik dipanjatkan untuk SBY.

            Hingga tiba saatnya SBY memberikan sambutan, beliau bercerita mengenai perjalanan karirnya di DJBC. Dituturkan rasa hormat dan terima kasih atas bimbingan Kepala Kantor dan juga kerja sama rekan-rekan pejabat dan pegawai BeTa. Puji syukur juga tercurah atas capaian penerimaan BeTa yang telah melampaui target. Terakhir, pesan mengenai fasilitas BeTa yang kini mumpuni agar dimanfaatkan sebaik-baiknya. Karena itu berasal dari BeTa, dan untuk BeTa.

            Tutur kata selamat, terima kasih, dan permohonan maaf menyelimuti perpisahan kali ini. Sebuah penampilan menarik dari para pegawai dan kenang-kenangan manis dipersembahkan untuk SBY. Berharap kesehatan dan keberkahan selalu menyelimuti hari-hari beliau. Purnabhakti bukanlah sebuah akhir, melainkan awal bagi kehidupan yang baru.

 

Page 1 of 40

Berita Terbaru

Statistik Pengunjung

420466
Hari IniHari Ini159
KemarinKemarin396
Minggu IniMinggu Ini39
Bulan IniBulan Ini8612
SemuaSemua420466
Jalan Jalur Sutera Kav. 32 D Serpong Utara, Tangerang Selatan, Banten 15230