Previous Next

Tangerang, 16/09/2021. Setelah tahun lalu berhasil melakukan pembinaan dan asistensi hingga melahirkan pengguna fasilitas KITE IKM (Kemudahan Impor Tujuan Ekspor Industri Kecil dan Menengah) di wilayah pengawasannya, kini Bea Cukai Tangerang melakukan hal yang sama untuk salah satu perusahaan industri HPTL (Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya) yang juga berpotensi untuk mendapatkan fasilitas KITE IKM. PT Fortuna Internasional Indonesia (PT FII), salah satu IKM yang bergerak di bidang pengolahan liquid vapor di Sepatan, Kabupaten Tangerang yang telah memiliki izin dari Bea Cukai. PT FII juga berencana untuk melakukan ekspansi terhadap bisnisnya supaya dapat menjadi produsen dan distributor liquid vapor nasional. Selain itu, PT FII sedang menjajaki pasar internasional dan akan segera meningkatkan volume ekspornya.

Adanya beberapa hal yang perlu dilengkapi dari bahan dan barang asal impor, menjadi salah satu latar belakang diajukannya fasilitas KITE IKM PT FII melalui Kantor Bea Cukai Tangerang. Berdasarkan Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor PER-11/BC/2019 tentang Tata Cara Pemberian Fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor Industri Kecil dan Menegah, KITE IKM adalah kemudahan berupa pembebasan Bea Masuk serta PPN atau PPN dan PPnBM terutang tidak dipungut atas impor dan/atau pemasukan barang dan/atau bahan untuk diolah, dirakit, atau dipasang pada barang lain dengan tujuan ekspor dan/atau penyerahan produksi IKM. Untuk dapat memanfaatkan fasilitas tersebut, PT FII perlu memenuhi beberapa syarat dan ketentuan yang tercantum dalam Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor PER-11/BC/2019. Ketentuan administrasi, lokasi, dan lainnya turut menjadi pertimbangan Bea Cukai Tangerang dalam pemberian fasilitas tersebut.

Dalam rangka pemberian fasilitas KITE IKM, Bea Cukai Tangerang melakukan pembinaan, pendampingan, dan asistensi kepada PT FII. Kamis, 16 September 2021 Bea Cukai Tangerang berkunjung ke PT FII di Sepatan, Kabupaten Tangerang. Kunjungan dipimpin langsung oleh Guntur Cahyo Purnomo selaku Kepala Kantor Bea Cukai Tangerang. Kedatangan Guntur beserta jajaran dan stafnya disambut baik oleh Rusen Herman, Komisaris PT FII. “Selama persyaratan dan ketentuan dipenuhi dengan baik, kami akan terus mendukung pemberian fasilitas KITE IKM” jelas Guntur. Kunjungan dilanjutkan dengan pemaparan proses bisnis dan gambaran umum PT FII oleh Rusen Herman. Tak lupa, pengecekan lokasi usaha juga menjadi poin penting untuk diperhatikan mengingat produk yang dihasilkan merupakan salah satu Barang Kena Cukai yang diawasi oleh Bea Cukai.

Bea Cukai Tangerang terus memberikan motivasi kepada para pengusaha agar dapat memanfaatkan salah satu fasilitas kepabeanan yang diperuntukan bagi IKM ini. Beberapa IKM binaan Bea Cukai Tangerang juga terus kami upayakan untuk dapat bersaing di pasar internasional dengan dorongan fasilitas KITE IKM. Dalam hal ini, Bea Cukai Tangerang mengimbau PT FII untuk selalu dapat berkomunikasi dan diskusi terbuka demi kelancaran pemenuhan fasilitas KITE IKM. Bersama dorong IKM tembus pasar internasional wujudkan Bea Cukai yang makin baik.

Previous Next

Tangerang, 15/09/2021. Pada pertengahan bulan September 2021 ini, Bea Cukai Tangerang membuka kembali buku catatan tugas dan fungsinya. Kali ini, saatnya meningkatkan harmonisasi antara pengguna fasilitas dan penyedia fasilitas dalam hal ini Bea Cukai Tangerang. Salah satu fasilitas yang ramai dimanfaatkan di wilayah Tangerang Raya tidak lain fasilitas Tempat Penimbunan Berikat, yaitu Kawasan Berikat. Sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 131/PMK.04/2018 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 65/PMK.04/2021 tentang Kawasan Berikat tercantum bahwa Kawasan Berikat adalah Tempat Penimbunan Berikat untuk menimbun barang impor dan/ atau barang yang berasal dari tempat lain dalam daerah pabean guna diolah atau digabungkan sebelum diekspor atau diimpor untuk dipakai.

            Harmonisasi dilakukan secara berkelanjutan dengan melakukan kunjungan dalam rangka pembinaan, penampungan saran dan masukan, serta diskusi terbuka antara Bea Cukai Tangerang dengan pengguna fasilitas Kawasan Berikat. Kali ini, PT Global Prima Indotek menjadi tujuannya. Tepat pada hari Rabu, tanggal 15 September 2021 Bea Cukai Tangerang bersama Kantor Wilayah DJBC Banten melakukan kunjungan ke PT Global Prima Indotek, salah satu Kawasan Berikat yang bergerak di industri peralatan plastik bidang kelistrikan yang berlokasi di Cikupa, Kabupaten Tangerang.

            Kunjungan diikuti oleh beberapa pejabat dan pegawai Kantor Wilayah DJBC Banten dan Bea Cukai Tangerang. Kunjungan disambut baik oleh Manager Purchasing Exim dan Manager HRD PT Global Prima Indotek. Kunjungan kali ini membahas mengenai fasilitas yang dimanfaatkan PT Global Prima Indotek. Keluhan, saran, dan masukan ditampung untuk dapat diselesaikan dan diberi solusi lebih lanjut. Kemudian diharapkan tetap terjalin hubungan yang baik antara PT Global Prima Indotek selaku pengguna fasilitas dan Bea Cukai Tangerang.

            Bea Cukai Tangerang selalu terbuka untuk memberikan pelayanan yang prima termasuk pembinaan dan asistensi bagi perusahaan pengguna fasilitas kepabeanan dan cukai, juga bagi masyarakat yang berminat untuk memanfaatkan fasilitas tersebut. Dengan demikian tugas dan fungsi sebagai wujud misi memfasilitasi perdagangan dan industri teraktualisasi secara nyata demi menciptakan Bea Cukai yang makin baik.

Previous Next

Tangerang, 01/09/2021. Bersama Direktorat Teknis Kepabeanan Kantor Pusat DJBC, Bea Cukai Tangerang turut mendampingi lakukan kunjungan terhadap PT LG Electronics Indonesia. Pasalnya, PT LG Electronics Indonesia, salah satu Kawasan Berikat di bawah pengawasan Bea Cukai Tangerang, mengajukan sertifikasi sebagai AEO (Authorized Economic Operator) kepada DJBC beberapa waktu lalu. Untuk menindaklanjutinya, pada hari Rabu, 1 September 2021, dilakukan kunjungan dan peninjauan lapangan ke PT LG Electronics Indonesia sebagai salah satu syarat sertifikasi AEO.

            Kegiatan kunjungan diawali dengan pemaparan PT LG Electronics Indonesia mengenai company profile, safety induction termasuk protokol kesehatan Covid-19, hingga proses bisnisnya. “Kemudian kami akan melakukan peninjauan lapangan dan validasi terhadap pengajuan sertifikasi AEO-nya” jelas Agus Sujendro, Kepala Seksi Sertifikasi AEO, Direktorat Teknis Kepabeanan, Kantor Pusat DJBC. Sesuai Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor PER-04/BC/2015, AEO adalah Operator Ekonomi yang mendapat pengakuan oleh DJBC sehingga mendapatkan perlakuan kepabeanan tertentu meliputi perlakuan prosedural, administrasi, fiskal dan pelayanan kepabeanan lain. Syarat dan kondisi lainnya dalam pengajuan sertifikasi AEO mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 227/PMK.04/2014 dan Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor PER-04/BC/2015.

Kegiatan kunjungan dilanjutkan dengan factory tour dimana petugas Bea Cukai melihat dan meninjau lokasi pabrik dari PT LG Electronics Indonesia apakah telah memenuhi persyaratan sertifikasi AEO serta mengetahui alur produksi barang yang dihasilkan perusahaan tersebut. Di wilayah pengawasan Bea Cukai Tangerang, sudah terdapat beberapa perusahaan yang memiliki sertifikat AEO. Diantaranya perusahaan dengan fasilitas kepabeanan salah satunya Kawasan Berikat seperti PT LG Electronics Indonesia juga perusahaan tanpa fasilitas kepabeanan. Banyaknya keuntungan yang didapatkan menjadi pemacu bagi perusahaan untuk berlomba-lomba mengajukan sertifikasi AEO.

Adapun sasaran program sertifikasi AEO di Indonesia, antara lain secure and safe supply chain, adanya partisipasi aktif peserta AEO dalam pengamanan rantai perdagangan, praktik bisnis yang efisien bagi peserta AEO, simplifikasi prosedur kepabeanan, serta pemenuhan dan pengakuan standar internasional. Hal tersebut yang kemudian membuat para pengusaha yang bergerak dalam rantai perdagangan begitu tergiur dengan program tersebut.

Pemerintah melalui DJBC terus menjalankan misinya memfasilitasi perdagangan dan industri, salah satunya dengan program sertifikasi AEO untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional yang optimal.

Previous Next

Tangerang, 07/09/2021. Hari demi hari, Bea Cukai Tangerang terus menggelorakan semangat pengawasannya. Khususnya di wilayah Tangerang Raya yang masih menjadi lokasi strategis bagi peredaran rokok ilegal. Melalui kerja sama yang apik, tim pengawasan Bea Cukai Tangerang berhasil memberantas peredaran rokok ilegal di wilayah Tangerang Raya. Contohnya dua kasus peredaran rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai yang terjadi sekitar bulan Maret 2021. Bea Cukai Tangerang berhasil menyelamatkan sebanyak 218.720 batang rokok ilegal berbagai merk yang tidak dilekati pita cukai milik tersangka AF dan sebanyak 108.000 batang rokok ilegal berbagai merk yang tidak dilekati pita cukai milik tersangka HBM yang senilai Rp274.200.000,00. Atas pelanggaran tersebut, potensi kerugian Negara mencapai Rp201.854.150,00.

            Mengawali bulan September, tepatnya hari Selasa, 7 September 2021, Guntur Cahyo Purnomo selaku Kepala Kantor Bea Cukai Tangerang menghadiri kegiatan Pemusnahan Barang Bukti Tindak Pidana Umum dan Khusus yang dilaksanakan di Kantor Kejaksaan Negeri Kota Tangerang. Pemusnahan salah satunya meliputi barang bukti rokok ilegal berbagai merk yang tidak dilekati pita cukai sebanyak 326.720 kasus tersangka AF dan HBM. Turut hadir pula perwakilan Aparat Penegak Hukum lainnya, seperti Polres Kota Tangerang, Polresta Bandara Soekarno-Hatta, dan Badan Narkotika Nasional.

            Pada kesempatan ini, Kepala Kantor Bea Cukai Tangerang juga menyempatkan untuk berkoordinasi dan mempererat sinergi dengan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tangerang. Terlebih, saat ini Bea Cukai tengah menggalakkan program Gempur Rokok Ilegal sebagi upaya yang dilakukan secara terstruktur dan masif untuk memberantas peredaran rokok ilegal, ciri-cirinya rokok yang tidak dilekati pita cukai, rokok dengan pita cukai palsu, rokok dengan pita cukai yang berbeda, dan rokok dengan pita cukai bekas.

            Misi optimalisasi penerimaan Negara khususnya di bidang Cukai terus diupayakan sebagai instrumen fiskal dalam pengendalian barang kena cukai sesuai peraturan perundang-undangan. Mari bersama dukung Bea Cukai dalam pemberantasan peredaran rokok ilegal dengan segera melaporkan apabila menemukan indikasi peredaran rokok ilegal ke Kantor Bea Cukai Tangerang melalui Whatsapp 08111628181 atau dapat menghubungi Bravo Bea Cukai 1500 225 atau melalui linktr.ee/bravobeacukai. Bersama Bea Cukai wujudkan Indonesia bebas dari peredaran rokok ilegal!

Previous Next

Tangerang Selatan, 28/08/2021. Bea Cukai Tangerang memilih tidak libur pada akhir pekan demi lakukan pendampingan pada salah satu IKM binaannya. PT Followme Indonesia, salah satu IKM (Industri Kecil dan Menengah) binaan Kantor Bea Cukai Tangerang juga Kantor Wilayah DJBC Banten sukses meluaskan pangsa pasarnya ke Negara tetangga, Papua Nugini. Pada hari Sabtu, 28 Agustus 2021 di lokasi usahanya, PT Followme Indonesia meluncurkan ekspor keduanya tersebut. IKM yang bergelut di bidang kosmetik ini sukses menembus pasar global dengan perlahan tapi pasti.

            Bea Cukai Tangerang yang diwakilkan oleh Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi beserta Kantor Wilayah DJBC Banten yang diwakilkan oleh Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai juga Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat disambut baik oleh Henry Suhardja selaku Direktur PT Followme Indonesia. Hadir pula anggota Koperasi Anggrek Bulan Gemilang yang menaungi produk-produk IKM di wilayah Tangerang Selatan. “Kami turut berbangga dan berterima kasih atas dukungan serta fasilitas yang diberikan oleh Bea Cukai yang sangat bermanfaat bagi proses bisnis kami” ujar Henry.

            Tercatat, PT Followme Indonesia merupakan salah satu pengguna fasilitas Pembebasan Cukai Etil Alkohol di wilayah pengawasan Bea Cukai Tangerang. Hingga saat ini, fasilitas tersebut terbukti mampu memangkas biaya produksi pada proses bisnis kosmetik, parfum, dan produk sanitasi, terlebih di masa pandemi ini. Bea Cukai akan terus berupaya melakukan misinya dalam memfasilitasi perdagangan dan industri agar di kemudian hari bermunculan semakin banyak PT Followme Indonesia yang mampu membawa nama Indonesia melalui ekspornya ke berbagai Negara dalam aspek perdagangan internasional.

Page 1 of 53

Berita Terbaru

Statistik Pengunjung

869308
Hari IniHari Ini79
KemarinKemarin373
Minggu IniMinggu Ini367
Bulan IniBulan Ini9063
SemuaSemua869308
Jalan Jalur Sutera Kav. 32 D Serpong Utara, Tangerang Selatan, Banten 15230