Previous Next

“SDM Unggul Indonesia Maju”

            Sebuah kalimat optimis menjadi tema yang melekat kuat pada perayaan ke-74 Indonesia merdeka. Bea Cukai Tangerang dalam balutan rangkaian acara perayaan kemerdekaan ini menjadi salah satu elemen pewujud Indonesia yang maju dengan terus mengasah sumber daya manusianya yang unggul. Perayaan dimeriahkan dengan pertandingan-pertandingan olahraga internal pegawai Bea Cukai Tangerang dengan tajuk Internal BeTa Cup. Berbagai macam cabang olahrga dimulai dari olahraga individu seperti catur, panahan, hingga olahraga yang mengandalkan kekuatan tim seperti bola basket, bola voli, dan sebagainya.

            Mengawali bulan kemerdekaan, Agustus 2019, segala pernak-pernik bernuansa merah putih dikeluarkan, dibiarkan menghiasi sudut Kantor Bea Cukai Tangerang, pun peralatan olahraga untuk menunjang kegiatan kompetisi. Dibuka secara resmi pada tanggal 25 Juli 2019 oleh Kepala Kantor Bea Cukai Tangerang, Aris Sudarminto, Internal BeTa Cup menuaikan bakat-bakat terpendam para pegawai di bidang olahraga. Sportivitas dan semangat bertanding yang positif dijunjung tinggi dalam pelaksanaan pertandingan di seluruh cabang olahraga.

            Tak hanya itu, tepat seperti pada hari proklamasi 74 tahun silam, hari Sabtu, 17 Agustus 2019 dilaksanakan kegiatan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih, lengkap dengan pembacaan teks proklamasi yang dihadiri oleh perwakilan Kementerian Keuangan di wilayah Banten. Rangkaian pesta kemerdekaan belum usai, di tengah kemeriahan pertandingan Internal BeTa Cup, disisipkan fun games yang menjadi budaya 17-an. Terdapat lomba balap karung, lomba makan kerupuk, lomba estafet kaos dan lomba lainnya yang merekatkan kebersamaan serta kekeluargaan.

            Tak hanya berlaku bagi pegawai pelaksana, para pejabat pun berbaur untuk mengikuti perlombaan yang sudah diagendakan. Hingga tiba pada acara puncaknya di penghujung bulan Agustus tepatnya hari Jumat, 30 Agustus 2019 dimeriahkan dengan pertandingan final bola voli sebagai penentu kepemilikan piala bergilir juara umum Internal BeTa Cup selanjutnya. Kemenangan dan kemeriahan menjadi euphoria kemerdekaan ke-74 yang berbalut nuansa merah dan putih di setiap sudut Mini Sport Center Kantor Bea Cukai Tangerang.

            Pembagian hadiah untuk perlombaan baik individu maupun tim satu per satu diumumkan guna menambah keseruan hari merdeka. Runtunan panjang kegiatan dalam menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 akhirnya ditutup dengan tak menggugurkan semangat kemerdekaan di hari-hari pengabdian selanjutnya bagi Bea Cukai Tangerang. Mengunggulkan diri dengan kompetensi dan evaluasi yang didukung institusi, untuk kemajuan Bea Cukai dan tentunya tanah air tercinta, Indonesia.

            Bersama Bea Cukai Tangerang yang makin baik, capai Indonesia maju!

 

 

Previous Next

SIARAN PERS

Nomor : PERS-02/WBC.07/KPP.MP.02/2019

ROKOK ILEGAL HASIL TANGKAPAN BEA CUKAI TANGERANG DIMUSNAHKAN KEJAKSAAN NEGERI TANGERANG SELATAN

Tangerang Selatan (30/08/2019) – Pada tanggal 30 Agustus 2019 dilaksanakan pemusnahan barang bukti perkara pidana umum dan pidana khusus di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan. Sejumlah 131 perkara yang terdiri dari 130 perkara pidana umum dan 1 lainnya perkara pidana khusus, berhasil dimusnahkan barang buktinya. Perkara pidana khusus dimaksud merupakan tindak pidana di bidang Cukai yang didapati oleh petugas Bea Cukai Tangerang. Pemusnahan dilakukan sebagai pelaksanaan putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap, serta pengamanan dan mencegah penyalahgunaan barang bukti.

Barang bukti perkara tindak pidana di bidang Cukai merupakan rokok ilegal yang tidak berpita cukai serta berpita cukai palsu yang sukses menjadi hasil tangkapan petugas Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Tangerang akhir tahun 2018 lalu. Barang bukti berupa rokok ilegal yang dimusnahkan sejumlah 208.800 batang atau 52 bal rokok ilegal yang dilekati pita cukai palsu dan 5 slop rokok ilegal tak berpita cukai.

Tepat setahun lalu, tindak pidana di bidang Cukai ini dilakukan dengan menawarkan, menyerahkan, menjual, atau menyediakan untuk dijual barang kena cukai yang tidak dikemas untuk penjualan eceran atau tidak dilekati pita cukai atau tidak dibubuhi tanda pelunasan cukai lainnya. Tindakan tersebut telah melanggar ketentuan di bidang Cukai sesuai pasal 54 dan/atau pasal 56 Undang-undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai dan diancam hukuman pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 5 (lima) tahun dan/atau pidana denda paling sedikit 2 (dua) kali nilai cukai dan paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai cukai yang seharusnya dibayar.

Tindak pidana di bidang Cukai dilakukan oleh terpidana berinisial HW dan mendapat putusan hukuman selama 1 tahun 6 bulan kurungan. Sampai dengan barang bukti berupa rokok ilegal hasil tindak pidana di bidang Cukai dimusnahkan, pelaku masih menjalani hukuman di Lembaga Pemasyaratakan (Lapas) Kota Tangerang. Tindak pidana di bidang Cukai yang dilakukan tak lain dipicu oleh motifnya mencari keuntungan. Sehingga, terhadap tindak pidana peredaran rokok ilegal yang terjadi di wilayah pengawasan Bea Cukai Tangerang mengakibatkan potensi kerugian Negara sebesar kurang lebih Rp 80 juta.

Pemusnahan atas barang bukti perkara tindak pidana di bidang Cukai merupakan tindaklanjut atas kasus penindakan dan penyidikan yang diserahkan Bea Cukai Tangerang kepada Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan. Dengan berakhirnya rangkaian pemusnahan barang bukti perkara pidana umum dan pidana khusus, menjadi pengingat kembali risiko hukum yang membayangi para pengedar rokok ilegal.

Dengan peran serta masyarakat dan dukungan sinergi penegak hukum lainnya, komitmen Bea Cukai Tangerang untuk melindungi dari penyelundupan dan perdagangan ilegal sebagaimana termaktub dalam misinya dapat berjalan dengan lancar dan mampu menyinambungkan Bea Cukai yang semakin baik.

Kepala Kantor

Ttd

 Aris Sudarminto

 

 

Previous Next

Tangerang Selatan, 16/08/2019. Bea Cukai Tangerang (BeTa) semakin konsisten dengan komitmennya untuk memberikan layanan publik yang cepat, efisien, dan berkepastian hukum. Kamis, 15 Agustus 2019, dilakukan rapat penetapan program KAIZEN Event atas prosedur yang akan dilakukan lean major untuk semester II tahun 2019. Rapat yang diketuai oleh koordinator Lean Government, Ari Nugraheni, diikuti oleh seluruh unit. Rapat penetapan tersebut merupakan lanjutan dari rapat sebelumnya terkait pemilihan prosedur yang akan dijadikan proyek lean major dari tiap unit. Dari seluruh unit yang mengajukan, dipilihlah sebanyak tiga prosedur. Prosedur tersebut adalah proses penerbitan surat perintah pejabat pelaksana harian (Plh.) eselon IV, proses penerbitan surat perintah pejabat pelaksana harian (Plh.) eselon V (Kepala Subseksi Hanggar Pabean dan Cukai), dan proses penerbitan surat tugas pemeriksaan yang merupakan tugas pokok dari Subbagian Umum. Dengan suksesnya lean atas prosedur tersebut, diharapkan kegiatan penerbitan surat tugas dan pelaksana harian serta manajemen arsip akan semakin cepat dan optimal. Sehingga pada akhirnya layanan kepada para pengguna jasa dan kegiatan pengawasan menjadi lebih efektif dan efisien.

            Lean sendiri berarti langsing, yang berasal dari penghilangan hal-hal yang tidak perlu (eliminating the waste). Program lean di BeTa diawali sejak bulan Maret 2018 yang dimulai dengan pelatihan serta implementasi awal atas layanan pemusnahan dan perusakan barang dari unit Pelayanan Kepabeanan dan Cukai. Semuanya berjalan sukses dan berhasil memotong prosedur dari dua hari kerja menjadi lebih singkat. Selanjutnya, dilaksanakan KAIZEN Event untuk semester I 2019 dengan prosedur yang dilakukan lean adalah layanan pengembalian jaminan terkait pekerjaan subkontrak, layanan pemusnahan dan perusakan barang, dan layanan konfirmasi status dokumen TPB dalam rangka perubahan/pembatalan dokumen TPB. Dari event tersebut, dua prosedur pertama telah selesai dan satu prosedur terakhir masih dalam tahap penyelesaian instruksi kerja.

            Lean Government telah menjadi budaya di BeTa melalui penetapannya dalam Indikator Kinerja Utama (IKU) baik untuk tingkat Kantor, unit, bahkan pelaksana. Untuk pelaksana, tiap orang yang ada di gedung induk diwajibkan menyampaikan usulan satu lean minor setiap triwulan dan ditetapkan dalam IKU sebagai targetnya. Tiga usulan terbaik mendapat penghargaan dari Kepala Kantor. Sedangkan untuk tingkat unit, masing-masing seksi diwajibkan menyampaikan usulan lean major setiap semester. Hasilnya menjadi target IKU bagi Kepala Kantor untuk diukur keberhasilannya dalam menerapkan lean government ini.

            Sebagai bagian dari budaya dan praktik manajemen modern, penerapan lean government di BeTa telah menjadi siklus rutin setiap triwulan dan semesternya. Pengusulan lean minor, dan lean major, penetapan KAIZEN Event serta evaluasi dan monitoringnya menjadi bagian dari tekad BeTa melakukan perbaikan terus-menerus dengan mengembangkan inovasi dan kreativitas menuju Bea Cukai makin baik.

 

 

Previous Next

Tangerang, 27 Agustus 2019 dilaksanakan kunjungan Bea Cukai Tangerang ke PT Global Hanstama Jaya dalam balutan event Cluster Meeting. Dalam pertemuan kali ini, turut hadir beberapa perusahaan dalam cluster yang sama, juga perwakilan dari Asosiasi. Cluster Meeting yang digelar bertujuan untuk membahas tuntas segala permasalahan yang timbul di antara pengunaa fasilitas Tempat Penimbunan Berikat di bawah pengawasan Bea Cukai Tangerang.

            Pembahasan yang menarik megenai keikutsertaan asosiasi, IT Inventory, monitoring dan evaluasi, serta Kawasan Berikat Mandiri menjadi topik hangat di kalangan pengguna fasilitas Tempat Penimbunan Berikat belakangan ini. Diskusi berlangsung secara dua arah, baik dari Bea Cukai Tangerang maupun perwakilan asosiasi. Informasi mengenai tata laksana monitoring dan evaluasi terhadap penerima fasilitas Tempat Penimbunan Berikat disampaikan sebagaimana diatur dalam Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai. Termaktub bahwa monitoring dan evaluasi salah satunya yaitu membuat ukuran-ukuran profiling tentang keikutsertaan ke asosiasi yang berbadan hukum.

            Dorongan untuk mewujudkan sistem IT Inventory yang mumpuni juga terus diberikan oleh Bea Cukai Tangerang. Diharapkan di penghujung Bulan Pembinaan dan Penegakkan IT Inventory Kawasan Berikat, semua pengguna fasilitas Kawasan Berikat di bawah pengawasan Bea Cukai Tangerang dapat memenuhi kriteria yang dipersyaratkan peraturan perundangan. Tak hanya itu, keikutsertaan asosiasi, memiliki sistem IT Inventory yang mumpuni, juga kategori penjaluran yang berisiko rendah, berujung pada diberikannya fasilitas Kawasan Berikat Mandiri.

            Kegiatan Cluster Meeting ini digadang-gadang sebagai jembatan komunikasi yang baik juga sebagai pemecah masalah yang melahirkan solusi antara Bea Cukai Tangerang dan para pemangku kepentingannya. Apresiasi terus berdatangan dari giatnya perjalanan inovasi Cluster Meeting di kalangan pengguna layanan. Kepuasan yang hadir dan citra Bea Cukai yang baik sejalan dengan terpenuhinya segala kebutuhan pelayanan dan pengawasan para pemangku kepentingan.

            Dengan begitu, berakhirnya kegiatan Cluster Meeting di PT Global Hanstama Jaya menjawab segala pertanyaan dan permasalahan yang ada, hingga tugas memfasilitasi dapat diemban secara bijak dan mewujudkan Bea Cukai yang semakin baik.

 

 

Previous Next

Allaahu akbar Allaahu akbar Allaahu akbar, laa illaa haillallahuwaallaahuakbar Allaahu akbar walillaahil hamd.

            Bergema suara takbir sepanjang hari di Bea Cukai Tangerang. Pada hari Selasa, 13 Agustus 2019 dilaksanakan kegiatan Penyembelihan Hewan Kurban memperingati Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriyah. Sebanyak 4 ekor sapi dan 8 ekor kambing disembelih untuk menjalankan perintah Allah SWT di bulan Dzulhijjah.

            Kepala Kantor Bea Cukai Tangerang, Aris Sudarminto, menyampaikan terkait pentingnya melakukan Kurban supaya menjadi pengingat akan pengorbanan yang harus dilakukan sebagai bentuk ketaatan seorang manusia kepada Tuhannya. Tak hanya itu, histori-histori mengenai perjuangan yang berkaitan dengan kegiatan Haji dan Kurban pun diulas. Sama halnya, ketika kini Bea Cukai Tangerang menapaki mimpi berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Perjuangan dan segala usaha perbaikan terus dilakukan untuk mewujudkannya. Namun, hasil terbaik pada akhirnya datang dari Allah SWT.

            Hewan yang disembelih tak lain merupakan Kurban yang diserahkan oleh Pejabat dan Pegawai Bea Cukai Tangerang untuk dikelola dan didistribusikan kepada yang membutuhkan. Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, hewan Kurban juga diolah untuk dinikmati bersama oleh segenap elemen Kantor Bea Cukai Tangerang. Kegiatan ini tentunya menumbuhkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan di Bea Cukai Tangerang.

            Hewan Kurban yang telah disembelih, didistribusikan kepada Masjid-masjid terdekat, Yayasan Yatim Piatu dan Disabilitas, juga masyarakat sekitar. Diharapkan hewan Kurban yang dibagikan dapat menjadi manfaat bagi yang menerimanya. Dan juga manfaat yang sama berupa berkah dan rahmat dari Allah SWT pun dapat diterima oleh pekurban.

            Dengan ini, Bea Cukai Tangerang telah menyelesaikan peran keagamaan dan sosialnya. Semoga di kemudian hari, Bea Cukai Tangerang dapat senantiasa melaksanakan dan meningkatkan kapasitas kegiatan ini, sehingga manfaatnya dapat terus dirasakan oleh masyarakat sekitar yang membutuhkan, serta mewujudkan Bea Cukai Tangerang yang semakin baik.

 

Page 1 of 31

Berita Terbaru

Statistik Pengunjung

354175
Hari IniHari Ini69
KemarinKemarin431
Minggu IniMinggu Ini3188
Bulan IniBulan Ini7048
SemuaSemua354175
Jalan Jalur Sutera Kav. 32 D Serpong Utara, Tangerang Selatan, Banten 15230