Previous Next

GELAR APEL DAN SEMINAR ANTI KORUPSI, BEA CUKAI TANGERANG MERIAHKAN HAKORDIA TAHUN 2019

Tangerang, 17/12/2019. Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) yang jatuh pada tanggal 9 Desember 2019, Bea Cukai Tangerang (BeTa) turut memeriahkan momentum tersebut dengan menggelar Apel Khusus Memperingati Hakordia Tahun 2019. Apel Khusus disambut dengan rangkaian kegiatan Peringatan Hakordia lainnya oleh seluruh pejabat dan pegawai BeTa. Terdapat lomba prakarya dan iklan audio bagi tiap-tiap seksi, seminar anti gratifikasi, juga disempurnakan dengan tasyakuran capaian predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) oleh BeTa.

            Mengawali rangkaian dengan Apel Khusus yang dipimpin Aris Sudarminto selaku Kepala Kantor BeTa, diumumkan mengenai capaian yang telah diraih bersama, yaitu predikat WBK. Setelah setahun lamanya berjuang dan berkembang, BeTa kini menuai buah keberhasilannya. Tak lupa disampaikan amanat dari Menteri Keuangan, Sri Mulyani. Pada peringatan Hakordia tahun ini, Bea Cukai mengusung tema “Bea Cukai lestari tanpa Korupsi” dengan harapan tanpa korupsi, Kemenkeu kuat, Indonesia maju.

            Rangkaian peringatan lainnya dilaksanakan di Ruang Aula Kantor BeTa dengan diawali kuis menarik. Dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Kantor Wilayah DJBC Banten, Mohamad Aflah Farobi. Apresiasi setinggi-tingginya diberikan kepada seluruh elemen BeTa atas capaian WBK-nya. Apresiasi tertuju pada rekan-rekan Kepatuhan Internal atas kepiawaiannya memetakan wilayah rawan potensi korupsi. Kepada Penyuluhan dan Layanan Informasi atas publikasi dan komunikasi yang tak hentinya dibangun dengan para stakeholder. Juga atas berjalannya komitmen pengawasan dan pelayanan melalui sistem pengendalian unit gratifikasi.

            Sampai pada momentum pemotongan tumpeng dalam rangka tasyakuran capaian predikat WBK, Aris menyampaikan rasa syukur yang teramat juga apresiasi atas upaya dan kerja keras serta keterlibatan seluruh elemen. Tak lupa diingatkan kembali mengenai penguatan komitmen WBK tersebut. “Praktik korupsi sangat melukai perasaan kaum miskin. Korupsi menjadi penyebab utama memburuknya perekonomian suatu bangsa, dan menjadi penghalang upaya mengurangi kemiskinan dan pembangunan” jelas Aris mengutip perkataan Sekjen PBB ke-7, Kofi Annan.

            Peringatan ini dilengkapi dengan seminar anti gratifikasi oleh Dosen Ilmu Hukum Universitas Indonesia, Gandjar Laksmana Bonaprapta. Bahaya gratifiksi sebagai akar masalah korupsi dibahas tuntas beserta kasus-kasus tindak korupsi yang terjadi di lingkungan pemerintah. Sebagai contoh dan pelajaran agar tidak terulang, sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), kepedulian terhadap kemajuan Negara ini menjadi poin penting yang ditekankan oleh Gandjar. Seminar anti gratifikasi ini menjadi penutup rangkaian peringatan Hakordia tahun 2019 di BeTa. Atas pencapaian yang diraih dan komitmen yang terus dikuatkan, bersama BeTa wujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi menuju Bea Cukai yang makin baik!

            Salam anti korupsi!

 

 

Berita Terbaru

Statistik Pengunjung

439513
Hari IniHari Ini19
KemarinKemarin518
Minggu IniMinggu Ini4076
Bulan IniBulan Ini13032
SemuaSemua439513
Jalan Jalur Sutera Kav. 32 D Serpong Utara, Tangerang Selatan, Banten 15230