Previous Next

BINCANG BETA, DISKUSI VIRTUAL BERSAMA BEA CUKAI TANGERANG

Tangerang Selatan, 26/08/2020. Bea Cukai Tangerang yang akrab disebut BeTa menggelar event terbuka bagi para pengguna jasanya untuk berdiskusi bersama. Komunikasi publik yang harus terus dijaga terlebih di masa pandemi menjadi salah satu latar belakangnya. Rabu, 26 Agustus 2020, BeTa menggelar forum diskusi yang bertajuk Bincang BeTa. Event yang digelar secara virtual tersebut tak menyurutkan semangat saling menyapa dan bersua di antara kami dan pengguna jasa.

            Turut menggandeng KPP Madya Tangerang, diskusi menyuguhkan konten hangat berupa insentif perpajakan di masa pandemi Covid-19 sekaligus sebagai pendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional. Insentif perpajakan yang secara merata diberikan kepada pelaku usaha yang terdampak serta pihak yang menangani pandemi Covid-19 ini menjadi sorotan. Ditambah dengan insentif kepabeanan yang turut digelontorkan diharap dapat mendukung dan membantu efektivitas proses bisnis para pelaku usaha dalam Negeri.

            Di muka diskusi, Kepala Kantor BeTa, Guntur Cahyo Purnomo menyampaikan pentingnya topik ini dibahas secara menyeluruh bersama para ahli perpajakan. “Insentif perpajakan dan kepabeanan ini agar menjadi tambahan wawasan dan pengetahuan untuk dimanfaatkan di masa pandemi Covid-19” tutur Guntur. Banyaknya pengguna jasa di bawah pengawasan BeTa yang membutuhkan insentif untuk mempertahankan usahanya di masa sulit pandemi menjadi sasaran yang tepat.

            Insentif perpajakan dipaparkan secara rinci berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan yang terbaru, yaitu PMK Nomor 110/PMK.03/2020 tentang Insentif Pajak untuk Wajib Pajak Terdampak Pandemi Corona Virus Disease 2019. Perluasan cakupan insentif dan perpanjangan masa berlaku insentif terus diberikan bersamaan dengan tata cara pengajuan dan pelaporannya yang kini dapat dilakukan secara online. Sama halnya dengan insentif kepabeanan yang kini diatur dalam PMK Nomor 83/PMK.04/2020 tentang Pemberian Fasilitas Kepabeanan dan/atau Cukai serta Perpajakan atas Impor Barang untuk Keperluan Penanganan Pandemi Covid-19. Tak hanya fokus pada pemberian insentif berupa pembebasan Bea Masuk untuk barang-barang impor, namun juga turut memperhitungkan dan melindungi industri dalam Negeri dengan penghapusan jenis barang cakupan insentif kepabeanan.

            Selain berbicara mengenai insentif perpajakan dan kepabeanan, upaya mengurangi peluang penyebaran Covid-19 juga didorong dengan menggencarkan penambahan Kawasan Berikat Mandiri. Dengan pelayanan yang dilakukan secara mandiri oleh pengusaha Kawasan Berikat dapat mengurangi intensitas terjadinya kerumunan dan semakin efektif dalam penerapan kebijakan physical dan social distancing. Topik lainnya dalam Bincang BeTa kali ini membahas persiapan BeTa menuju pencapaian baru, yaitu predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Kami terus mengimbau dan mengharapkan dukungan serta kerjasama para pengguna jasa untuk bersama melawan gratifikasi di wilayah kerja BeTa.

            Kesempatan diskusi terbuka secara virtual yang bertujuan untuk berbagi informasi, mendengarkan, dan merangkul para pengguna jasa diakui efektif terlebih di masa pandemi ini. Solusi dan penyelesaian massalah dikantongi para pengguna jasa, sedangkan saran dan masukan turut menjadi bekal BeTa memperbaiki diri untuk mewujudkan Bea Cukai yang semakin baik!

 

Berita Terbaru

Statistik Pengunjung

601685
Hari IniHari Ini178
KemarinKemarin727
Minggu IniMinggu Ini4363
Bulan IniBulan Ini17169
SemuaSemua601685
Jalan Jalur Sutera Kav. 32 D Serpong Utara, Tangerang Selatan, Banten 15230