Previous Next

KAWASAN BERIKAT PT LG ELECTRONICS INDONESIA AJUKAN SERTIFIKASI AEO, BEA CUKAI TANGERANG TINJAU LOKASI DAN KESIAPANNYA

Tangerang, 01/09/2021. Bersama Direktorat Teknis Kepabeanan Kantor Pusat DJBC, Bea Cukai Tangerang turut mendampingi lakukan kunjungan terhadap PT LG Electronics Indonesia. Pasalnya, PT LG Electronics Indonesia, salah satu Kawasan Berikat di bawah pengawasan Bea Cukai Tangerang, mengajukan sertifikasi sebagai AEO (Authorized Economic Operator) kepada DJBC beberapa waktu lalu. Untuk menindaklanjutinya, pada hari Rabu, 1 September 2021, dilakukan kunjungan dan peninjauan lapangan ke PT LG Electronics Indonesia sebagai salah satu syarat sertifikasi AEO.

            Kegiatan kunjungan diawali dengan pemaparan PT LG Electronics Indonesia mengenai company profile, safety induction termasuk protokol kesehatan Covid-19, hingga proses bisnisnya. “Kemudian kami akan melakukan peninjauan lapangan dan validasi terhadap pengajuan sertifikasi AEO-nya” jelas Agus Sujendro, Kepala Seksi Sertifikasi AEO, Direktorat Teknis Kepabeanan, Kantor Pusat DJBC. Sesuai Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor PER-04/BC/2015, AEO adalah Operator Ekonomi yang mendapat pengakuan oleh DJBC sehingga mendapatkan perlakuan kepabeanan tertentu meliputi perlakuan prosedural, administrasi, fiskal dan pelayanan kepabeanan lain. Syarat dan kondisi lainnya dalam pengajuan sertifikasi AEO mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 227/PMK.04/2014 dan Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor PER-04/BC/2015.

Kegiatan kunjungan dilanjutkan dengan factory tour dimana petugas Bea Cukai melihat dan meninjau lokasi pabrik dari PT LG Electronics Indonesia apakah telah memenuhi persyaratan sertifikasi AEO serta mengetahui alur produksi barang yang dihasilkan perusahaan tersebut. Di wilayah pengawasan Bea Cukai Tangerang, sudah terdapat beberapa perusahaan yang memiliki sertifikat AEO. Diantaranya perusahaan dengan fasilitas kepabeanan salah satunya Kawasan Berikat seperti PT LG Electronics Indonesia juga perusahaan tanpa fasilitas kepabeanan. Banyaknya keuntungan yang didapatkan menjadi pemacu bagi perusahaan untuk berlomba-lomba mengajukan sertifikasi AEO.

Adapun sasaran program sertifikasi AEO di Indonesia, antara lain secure and safe supply chain, adanya partisipasi aktif peserta AEO dalam pengamanan rantai perdagangan, praktik bisnis yang efisien bagi peserta AEO, simplifikasi prosedur kepabeanan, serta pemenuhan dan pengakuan standar internasional. Hal tersebut yang kemudian membuat para pengusaha yang bergerak dalam rantai perdagangan begitu tergiur dengan program tersebut.

Pemerintah melalui DJBC terus menjalankan misinya memfasilitasi perdagangan dan industri, salah satunya dengan program sertifikasi AEO untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional yang optimal.

Berita Terbaru

Statistik Pengunjung

869287
Hari IniHari Ini58
KemarinKemarin373
Minggu IniMinggu Ini346
Bulan IniBulan Ini9042
SemuaSemua869287
Jalan Jalur Sutera Kav. 32 D Serpong Utara, Tangerang Selatan, Banten 15230