Previous Next

Jakata, 10/12/2019. Konsisten dalam mewujudkan Bea Cukai Tangerang (BeTa) yang Bebas dari Korupsi kiranya tercapai menjelang akhir tahun 2019 ini. Sebuah capaian luar biasa baru saja diraih dan diemban oleh BeTa dengan menjadi Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

            Bertempat di Aula Birawa, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, BeTa yang diwakili oleh Aris Sudarminto selaku Kepala Kantor, mendapatkan penghargaan sebagai kantor berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Dalam undangan Kementerian Pendayagunan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ini, diberikan apresiasi dan penganugerahan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)/Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

            Kementerian Keuangan mendapatkan penghargaan predate WBK/WBBM paling banyak dengan total 149 satuan kerja dari 500 lebih satuan kerja dari Kementerian dan Lembaga. Serta dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menyumbang 26 satuan kerja yang mendapatkan predikat WBK/WBBM, termasuk ah satunya BeTa.

            Penghargaan ini sebagai wujud komitmen kami dalam membangun pemerintahan yang bersih dan komitmen memberikan pelayanan terbaik untuk pengguna jasa di lingkungan kerja BeTa. Tidak lupa kami ucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya kepada berbagai pihak yang telah mendukung, baik dari internal BeTa, tim-tim yang terlibat, maupun pengguna jasa dan asosiasi yang ikut berpartisipasi dalam penguatan komitmen kami membangun BeTa yang bebas dari korupsi, mewujudkan Bea Cukai yang semakin baik.

            Salam WBK!

 

 

Previous Next

Jakata, 9/12/2019. Bertepatan dengan peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia), Bea Cukai Tangerang (BeTa) turut meramaikan dengan berbagai kegiatan internal yang meriah. Terdapat perlombaan yang diselenggarakan berupa Lomba Prakarya Daur Ulang Barang Bekas dan Lomba Iklan Audio yang tentunya bertemakan Hari Anti Korupsi. Perlombaan ditujukan bagi seluruh pegawai di masing-masing seksi untuk mengasah kreativitasnya.

            Di lain hal, BeTa menyimpan banyak prestasi baik capaian kantor maupun capaian individunya. Dalam peringatan Hakordia tahun 2019 di lingkungan Kantor Pusat DJBC, diberikan imbauan terhadap pentingnya sikap anti korupsi serta sebuah penghargaan bagi pejabat serta pegawai yang berprestasi. Kantor Pusat DJBC menggelar Apel Khusus Peringatan Hakordia dengan dipimpin oleh Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Heru Pambudi.

            Disampaikan oleh Heru Pambudi dalam amanatnya bahwa penindakan terhadap perbuatan korupsi merupakan suatu hal yang penting. Namun di sisi lain upaya pencegahan korupsi di lingkungan Kementerian keuangan, khususnya Direktorat Jenderal Bea dan Cukai tak kalah penting. Karena sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk menghentikan rantai korupsi tersebut.

            Dalam rangkaian Apel Khusus disisipkan apresiasi berupa pemberian penghargaan kepada pejabat dan pegawai yang berprestasi. Salah satunya, penghargaan pengabdian kerja kategori luar biasa baiknya diraih oleh Kepala Kantor BeTa, Aris Sudarminto, serta Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai di Kantor BeTa, Eko Yulianto Widhi Hertomo. Kebanggaan menyertai keluarga BeTa atas capaian yang diraih pimpinannya. Diharapkan hal tersebut dapat menjadi pemicu semangat bagi seluruh pegawai BeTa dalam peningkatan kualitas pelayanannya serta pencegahan tindak korupsi di lingkungan kerja BeTa.

 

 

            Bersama BeTa tumpaskan korupsi, wujudkan Bea Cukai yang makin baik!

Previous Next

Tangerang Selatan, 28 November 2019. Berada di era revolusi industri 4.0, Bea Cukai Tangerang (BeTa) turut menyemarakkan kemajuan teknologi dengan penyempurnaan layanannya. Kali ini, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menjamah sistem teknologi dan informasi di sektor pelayanan Cukai, setelah sebelumnya sukses bergelut di sektor Kepabeanan. Pelayanan Cukai kini dilakukan secara online menggunakan sistem aplikasi hasil kembangan DJBC, Excise Services and Information System (ExSIS).

            Pada sistem aplikasi ExSIS tersedia pula menu layanan yang ditujukan bagi para pengusaha Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL). Karena per 1 Desember 2019 kelak akan dilaksanakan mandatory penggunaan sistem aplikasi ExSIS bagi para pengusaha HPTL di seluruh Indonesia. Dalam balutan Sosialisasi, turut hadir Metodius Supriyanto selaku Kepala Seksi Perizinan dan Fasilitas I Direktorat Teknis dan Fasilitas Cukai.

            Sosialisasi dibuka oleh Subandriyo selaku Kepala Seksi Perbendaharaan di Ruang Aula Kantor BeTa. “Sosialisasi ditujukan dalam rangka persiapan implementasi penggunaan sistem aplikasi ExSIS khususnya di wilayah pengawasan BeTatuturnya dalam sambutan pembuka. Mengingat waktu mandatory yang tak lama lagi membuat BeTa bergegas untuk menindaklanjutinya bersama para pengguna layanan.

            Dipaparkan poin-poin penting dalam persiapan implementasi sistem aplikasi ExSIS, diantaranya persiapan data, pendaftaran user, dan tutorial penggunaan sistem aplikasi. Ditampung sejumlah saran dan masukan atas perubahan prosedur pelayanan yang semakin baik ini. Selanjutnya tak lagi dapat ditemukan waktu pelayanan yang lama, antrean yang panjang, serta kewajiban datang ke kantor dengan membawa berkas-berkas permohonan. Dengan sistem aplikasi ExSIS yang digunakan secara online, pelayanan menjadi mudah dan cepat.

            Terlaksananya kegiatan Sosialisasi ini diharapkan dapat memacu efektivitas serta efisiensi para pengguna layanan, terlebih para pengusaha HPTL yang merupakan salah satu penyokong penerimaan Negara di sektor Cukai. Dengan demikian, misi BeTa mengoptimalkan peneriman Negara di sektor Kepabeanan dan Cukai di wilayah pengawasannya bertahap kian terpenuhi.

 

 

Previous Next

Tangerang Selatan, 5 Desember 2019. Bea Cukai Tangerang (BeTa) menjalani kegiatan rutinnya setiap memasuki bulan baru. Kegiatan yang menjadi rutinitas bagi seluruh pegawainya, bukan hanya pegawai BeTa, namun juga pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) pada umumnya, yaitu Apel dan P2KP.

            Apel kali ini memiliki wajah baru dengan dipimpin oleh pembina Apel yang berbeda dari biasanya. Pada Apel bulan Desember ini terdapat Subandriyo sebagai pembina Apel. Kepala Seksi Perbendaharaan yang tak lama lagi akan memasuki masa Purnabaktinya itu diberikan kesempatan untuk memimpin Apel pada Apel terakhirnya bersama DJBC, khususnya BeTa. Dalam amanatnya, Subandriyo menyampaikan terkait capaian penerimaan BeTa, imbauan kegiatan P2KP, serta harapan terhadap capaian predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) oleh BeTa.

            “Terhitung sampai dengan akhir November 2019, penerimaan di sektor Kepabeanan maupun Cukai yang dicapai BeTa menjadi kabar gembira karena telah melebihi target yang dibebankan” ujar Subandriyo dalam amanatnya. Imbauan untuk tetap semangat dan tidak berpuas diri dengan capaian yang telah diraih pun tersampaikan. Diharapkan sampai menyentuh penghujung tahun 2019, BeTa dapat benar-benar mengoptimalkan penerimaannya.

            Apel diselesaikan dan dilanjutkan dengan kegiatan P2KP di Ruang Aula Kantor BeTa. Sebelum P2KP dimulai, disisipkan agenda pengantaran masa Purnabhakti Hedy Novrie selaku Kepala Subseksi Administrasi Dokumen. Dalam sambutan perpisahannya, Hedy menyampaikan apresiasinya kepada Kepala Kantor BeTa, Aris Sudarminto. Tak lupa para pejabat lainnya, dan seluruh pegawai BeTa disapanya dengan ucapan terima kasih. Kesan Hedy tak luput dengan Kantor BeTa yang ditemaninya sejak pertama berdiri. Sambutannya ditutup dengan pesan kepada seluruh pegawai BeTa. Diharapkan seluruh pegawai tetap loyal pada pimpinan, selalu mendukung program-program yang ada, dan semoga BeTa semakin baik lagi.

            Ari Nugraheni, Kepala Seksinya, mewakili para pegawai memberikan kesan baik terhadap Hedy. Sosok yang baik, serius, dan cool menyelimuti diri Hedy. Selanjutnya Kepala Kantor BeTa, Aris, memberikan apresiasi atas pengabdiannya di BeTa yang cukup lama. Sebagai contoh bagi pegawai lain, Hedy mengawali karir bersama Bea Cukai dengan baik dan kini menyelesaikannya pun dengan baik. Doa dan harapan dicurahkan tak hentinya kepada Hedy Novrie atas Purnabhaktinya.

            Berlanjut pada sesi P2KP, dihadirkan seorang Dosen Psikolog Universitas Indonesia di tengah-tengah BeTa, Muhammad Hamdi. P2KP mengusung tema Penguatan Komitmen Anti Gratifikasi dan dipaparkan betapa pentingnya integritas dalam kehidupan sehari-hari, bentuk-bentuk integritas, serta hal-hal yang perlu dihindari untuk mencapai kesuksesan. Berakhirnya rangkaian Apel hingga P2KP diharapkan menjadi pengisi yang tepat dalam menantikan predikat WBK yang diraih BeTa. Wujudkan WBK di BeTa, ciptakan Bea Cukai makin baik!

 

 

Previous Next

Tangerang Selatan, 28 November 2019. Untuk kesekian kalinya menuju penghujung tahun 2019, Bea Cukai Tangerang (BeTa) melakukan kunjungan, menyapa calon pengguna fasilitasnya. Dalam balutan Customs Visits Customer,  BeTa bergerak menuju salah satu kawasan industri di Kabupaten Tangerang, Kawasan Industri Milenium. Mengunjungi PT Dongkyung Global, calon pengguna fasilitas Kawasan Berikat yang bergerak di bidang produksi kulit imitasi.

            BeTa berkunjung dalam rangka melihat kondisi kesiapan lokasi calon pengguna Kawasan Berikat, PT Dongkyung Global. Selain melihat, dilakukan pengecekan terhadap pemenuhan persyaratan fasilitas Kawasan Berikat. Mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 131/PMK.04/2018 dan Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor PER-19/BC/2018, BeTa memberikan bimbingan dan asistensi kepada PT Dongkyung Global.

            Disampaikan oleh Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi BeTa, Wisnu Nuryanto mengenai syarat-syarat yang harus dipenuhi, salah satunya batas-batas lokasinya. Tak lupa, Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai, Agung Prastya menambahkan bahwa pengajuan permohonan kini dapat disampaikan secara tertulis maupun secara online dengan waktu yang singkat dan tanpa biaya.

            Selain mengunjungi lokasi PT Dongkyung Global, tim BeTa dan perwakilan PT Dongkyung Global mengunjungi KawasanBerikat yang berada di dalam Kawasan Industri Milenium, salah satunya PT Youngil Leather Indonesia yang juga mempunyai proses bisnis produksi kulit. Kunjungan tersebut juga memberikan tambahan wawasan bagi PT Dongkyung Global seputar fasilitas Kawasan Berikat.

            Secara langsung, BeTa mengemban misi fasilitasi perdagangan dan industri dengan sangat baik. Mengakhiri tahun 2019, diharapkan semakin banyak para penggerak roda perdagangan dan industri-industri dalam Negeri yang terbantukan oleh fasilitas kepabeanan, seperti salah satunya fasilitas Kawasan Berikat. Bersama wujudkan perdagangan dan industri yang maju, kuatkan peekonomian bersama Bea Cukai yang semakin baik.

            Salam fasilitas!

 

 

Berita Terbaru

Statistik Pengunjung

439528
Hari IniHari Ini34
KemarinKemarin518
Minggu IniMinggu Ini4091
Bulan IniBulan Ini13047
SemuaSemua439528
Jalan Jalur Sutera Kav. 32 D Serpong Utara, Tangerang Selatan, Banten 15230