Previous Next

Tangerang Selatan, 06/01/2022 - Mengawali Tahun 2022 beberapa waktu lalu, Bea Cukai Tangerang menggelar Apel rutin secara tatap muka di Halaman Kantor Bea Cukai Tangerang yang dipimpin oleh Kepala Kantornya, Guntur Cahyo Purnomo. Apel diikuti oleh seluruh pejabat dan pegawai di lingkungan Bea Cukai Tangerang. Bagi beberapa pejabat dan pegawai, Apel ini merupakan Apel terakhirnya di Bea Cukai Tangerang dan setelah selesai, agenda pisah sambut pun dilaksanakan untuk pejabat dan pegawai yang mendapatkan kesempatan mutasi ke Kantor Bea Cukai lainnya yang tersebar di seluruh Indonesia.

Tepatnya pada hari Kamis, 6 Januari 2022 dilaksanakan kegiatan Apel rutin yang dilanjutkan dengan pisah sambut pejabat dan pegawai mutasi. “Apresiasi yang tinggi saya berikan kepada para Kepala Seksi, Pejabat Fungsional, serta seluruh Pelaksana di setiap unit atas kinerja yang telah dilaksanakan dengan sangat baik pada tahun 2021, sehingga capaian penerimaan, pengawasan, serta pelayanan dapat melebihi target yang dibebankan” ujar Guntur dalam amanatnya di Apel pagi itu. Apel berjalan dengan khidmat dan penuh rasa syukur atas capaian yang diperoleh serta menjadi pacuan untuk lebih semangat menjalani tugas di tahun 2022 ini.

Apel berakhir dan dilanjutkan dengan agenda pisah sambut pejabat dan pegawai yang mendapatkan kesempatan mutasi. Guntur mengantarkan agenda pisah sambut ini dengan berterima kasih kepada pejabat dan pegawai yang mutasi atas segala sumbangsih untuk Bea Cukai Tangerang. Juga untuk pejabat dan pegawai yang baru bergabung, beliau memaparkan terkait pentingnya nilai integritas yang harus dijaga sebaik mungkin, terlebih Bea Cukai Tangerang telah berpredikat sebagai Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tanggal 10 Desember 2019 lalu dan berencana untuk melanjutkan hingga mendapatkan predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) kemudian.

Sebanyak 7 orang pejabat dan pegawai pergi meninggalkan Bea Cukai Tangerang untuk menjalankan tugas mulia di Kantor Bea Cukai lainnya, sedangkan 6 orang pejabat dan pegawai bergabung untuk mewujudkan Bea Cukai Tangerang yang makin baik. Mengimani kata pepatah “setiap pertemuan pasti ada perpisahan”, sudah menjadi hal yang lumrah di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Seperti janji tertulis yang telah ditandasahkan oleh setiap pegawainya yang siap ditempatkan di mana saja, maka sebuah pergerakan sumber daya manusia di dalamnya adalah sebuah keniscayaan.

Seperti potongan puisi Perpisahan yang disampaikan salah seorang Bea Cukai,

Ternyata walau seribu tangan menjaga

Yang pergi akan tetap pergi

Ternyata walau seribu tangan menolak

Yang datang akan tetap datang

Emsa, 03/01/2022.

Tangerang Selatan (06/01/2022) – Tahun 2021 masih diliputi hari-hari yang penuh perjuangan dalam memulihkan kondisi kesehatan, sosial, dan ekonomi. Tak pasrah dengan keadaan, melalui misi fasilitasi Bea Cukai Tangerang turut mendorong Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di wilayahnya. Hingga mengawali tahun baru 2022, Bea Cukai Tangerang bersuka hati atas keberhasilan mencapai target kinerjanya yang dibebankan pada tahun 2021 lalu. Salah satunya yaitu penerimaan Kepabeanan dan Cukai yang sukses terhimpun melebihi target yang telah ditetapkan. Tak hanya pada sektor penerimaan, tugas pengawasan dan pelayanan pun dituntaskan dengan sangat baik dan membuahkan hasil yang membanggakan. 

Merujuk pada data penerimaan per 31 Desember 2021, telah terkumpul sebesar Rp1.971.963.223.604,00 dari total target Rp1.684.054.802.000,00 atau terlampaui dengan persentase 117,10%. Target dan capaian yang juga meningkat sekitar 10,4% lebih besar dari tahun sebelumnya. Prestasi yang cukup membanggakan dibarengi dengan pulihnya kondisi ekonomi nasional setelah terpaan pandemi. Jika dibedah, sebanyak Rp109.203.844.692,00 atau sebesar 123,22% dari total target Rp88.626.739.000,00 merupakan penerimaan di bidang Kepabeanan yang didominasi oleh pungutan Bea Masuk. Sedangkan di bidang Cukai terhimpun sebanyak Rp1.862.759.378.912,00 atau sebesar 116,76% dari total target Rp1.595.428.063.000,00 dengan pungutan Cukai Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) yang menjadi penyumbang Cukai terbanyak.

Sukses menuntaskan target penerimaannya, Unit Penindakan dan Penyidikan pun tak kalah berprestasi. Atas konsistensi kinerja pengawasan membuahkan sebanyak 195 penindakan atas indikasi pelanggaran di bidang Kepabeanan dan juga Cukai, atau meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Dari total kasus penindakan, sejumlah 34 merupakan penindakan di bidang Kepabeanan, 127 merupakan penindakan di bidang Cukai, dan 34 lainnya merupakan penindakan di bidang Narkotika. Atas penindakan tersebut senilai Rp5.211.473.645,00 potensi kerugian Negara dapat diselamatkan. Tak hanya itu, tiga kasus peredaran rokok ilegal yang terjadi di tahun 2021 pun berhasil ditindaklanjuti dan telah mendapat putusan yang berkekuatan hukum tetap oleh Majelis Hakim.

Kinerja pelayanan yang masih didominasi oleh pelayanan secara online pun berbuah manis dengan capaian predikat sangat memuaskan pada survei kepuasan pengguna jasa dengan indeks kepuasan pengguna jasa 4,60 dari skala 5. Tak hanya itu, Bea Cukai Tangerang kembali melahirkan pengguna fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor Industri Kecil dan Menengah (KITE IKM) di tahun 2021, yaitu PT Fortuna International Indonesia dan PT Nitya Selaras Farhindo. Optimalisasi pemberian fasilitas Kawasan Berikat Mandiri turut dilakukan dan kian bertambah sebanyak 7 Perusahaan hingga kini berjumlah 51 Kawasan Berikat Mandiri di bawah pengawasan Bea Cukai Tangerang.

Terakhir, inovasi yang diinisiasi Bea Cukai Tangerang dalam memberikan pelayanan prima terbukti dengan lahirnya Aplikasi SIDETa (Sistem Informasi BC 2.4 Tangerang) bagi pengguna fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) yang semula manual menjadi online menambah lengkap keberhasilan kinerja Bea Cukai Tangerang di tahun 2021.

Previous Next

Tangerang Selatan, 15/12/2021. Menuju penghujung tahun 2021, Bea Cukai Tangerang terus berupaya memperbaiki kinerjanya sebagai wujud dari Program Penguatan Budaya Organisasi DJBC. Salah satu budaya organisasi dimaksud yaitu poin korektif pada 5 Sikap Dasar Pegawai DJBC juga melakukan perbaikan terus-menerus sebagaimana tercantum pada 10 Perilaku Utama Kementerian Keuangan. Pada implementasinya, Bea Cukai Tangerang menggelar kegiatan Ber3 (Briefing dan Berdoa Bersama) serta ajang Sarapan (Saran dan Pujian) setiap bulannya kepada seluruh pegawainya yang terbagi dalam beberapa unit kerjanya.

Ajang Sarapan digelar untuk memfasilitasi para pegawai agar saling memberikan saran serta pujian yang membangun, yang ditujukan untuk individu ataupun unit kerja di Bea Cukai Tangerang. Selain itu, ajang Sarapan ditujukan juga untuk menguatkan komitmen bersama dalam pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani. Para pegawai diharapkan dapat membudayakan sikap korektif serta meningkatkan koordinasi di tiap-tiap unit kerjanya. Guntur Cahyo Purnomo selaku Kepala Kantor Bea Cukai Tangerang turut mengapresiasi dan mendukung berjalannya kegiatan Ber3 dan Ajang Sarapan ini. 

Ajang Sarapan dipandu oleh para pimpinan unit kerja di Kantor Bea Cukai Tangerang. Adapun unit kerja diantaranya Subbagian Umum, Seksi Kepatuhan Internal, Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai, Seksi Penindakan dan Penyidikan, Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi, Seksi Perbendaharaan, serta Seksi Pengolahan Data dan Administrasi Dokumen. Pada ajang Sarapan turut dibacakan 10 Perilaku Utama Kementerian Keuangan dan 5 Sikap Dasar Pegawai DJBC sebagai pengingat untuk selalu diterapkan dalam pelaksanaan tugas. Arahan, pengumuman, serta masukan disampaikan dalam forum Ajang Sarapan yang kemudian diakhiri dengan pembacaan doa. 

Di masa pandemi seperti sekarang ini, di mana kondisi Work from Home masih diberlakukan, koordinasi dan pembagian tugas sangat diperlukan supaya kegiatan pengawasan serta pelayanan kepabeanan dan cukai dapat terlaksana dengan baik, efektif serta efisien. Dengan digelarnya ajang Sarapan dan Ber3 diharapkan dapat menjadi wadah serta solusi untuk kelancaran pelaksanaan tugas. Beberapa kali sudah terlaksana ajang Sarapan di Bea Cukai Tangerang dan akan terus menjadi evaluasi atas efektivitasnya mewujudkan Program Penguatan Budaya Organisasi DJBC guna menciptakan Bea Cukai yang makin baik.

Previous Next

Tangerang Selatan, 08/12/2021. Menjalani penghujung tahun 2021, Bea Cukai Tangerang berkutat dengan kegiatan-kegiatan yang meningkatkan engagement serta memperbaiki komunikasi dan silaturahmi kepada para pengguna jasanya, selain menyelesaikan tugas dan fungsi pengawasan serta pelayanan kepabeanan dan cukai yang menjadi kewajibannya. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Bea Cukai Tangerang menggelar peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) yang jatuh pada tanggal 9 Desember setiap tahunnya. Tepatnya pada hari Rabu, 8 Desember 2021, Bea Cukai Tangerang menggelar peringatan Hakordia sebagai momentum penguatan komitmen untuk mencegah, menjauhi, serta melawan praktik korupsi di lingkungan Bea Cukai Tangerang. Selain itu, di hari yang sama turut digelar BeTa Gathering Tahun 2021 yang mengundang beberapa perwakilan pengguna jasa di bawah pengawasan Bea Cukai Tangerang.

 

Peringatan Hakordia dan BeTa Gathering Tahun 2021 digelar secara hybrid di Ruang Aula Kantor Bea Cukai Tangerang serta melalui aplikasi Zoom Meeting. Hanya sebagian kecil dari perwakilan pengguna jasa yang diundang untuk datang langsung seperti Pengusaha Tempat Penimbunan Berikat (TPB) juga Reksan Cukai dan selebihnya mengikuti kegiatan secara online melalui aplikasi Zoom Meeting. Adapun pelaksanaan Peringatan Hakordia dan BeTa Gathering Tahun 2021 digelar dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Kegiatan ini dibuka oleh Guntur Cahyo Purnomo selaku Kepala kantor Bea Cukai Tangerang. “Peringatan Hakordia ini bukan hanya sekedar kegiatan rutin tahunan, namun bukti nyata atas komitmen kita semua memerangi korupsi, juga salah satunya dengan menerapkan inovasi berupa Monitoring Integritas BeTa Online (MIBO) yang dilakukan setiap bulannya” tukas Guntur.

Peringatan Hakordia dan BeTa Gathering Tahun 2021 turut menghadirkan Rahmat Subagio, Kepala Kantor Wilayah DJBC Banten, sebagai Keynote Speaker. Disampaikan untuk menjadi pengingat mengenai perjuangan pencegahan korupsi di DJBC melalui fasilitas kepabeanan dan digitalisasi sistem serta transparansi mewujudkan reformasi birokrasi. Diharapkan para pengguna jasa dapat memberi dukungan dan menjadi kontrol atas kinerja pelayanan DJBC. Selain itu, kemeriahan semakin bertambah dengan narasumber yang luar biasa, yaitu Sherly Annavita, seorang motivator muda dan berbakat. Digelorakan semangat-semangat antikorupsi juga untuk bersiap menghadapi masa depan dan perkembangan zaman yang semakin pesat.

            Diskusi dan tanya jawab berlangsung dengan sangat menarik dan antusias yang tinggi dari para peserta kegiatan baik yang hadir secara langsung maupun yang hadir secara online. Selanjutnya, untuk mencairkan suasana dilaksanakan berbagai permainan dalam rangkaian BeTa Gathering Tahun 2021 baik secara langsung maupun online untuk meningkatkan kebersamaan antara pejabat, pegawai, serta pengguna jasa. Terakhir, disampaikan komitmen dukungan dari Sri Wijiastuti, perwakilan PT Tuntex Garment serta Asosiasi Pengusaha TPB, terhadap Bea Cukai Tangerang dalam pencegahan korupsi dan mewujudkan Bea Cukai yang bebas dari korupsi. Kegiatan ditutup dengan penyerahan merchandise sebagai bentuk apresiasi Bea Cukai Tangerang kepada para pengguna jasanya yang terus mendukung Bea Cukai Tangerang menjadi makin baik.

Previous Next

Tangerang, 02/12/2021. Di penghujung Tahun 2021, Bea Cukai Tangerang terus optimalkan tugas dan fungsi pengawasan dan pelayanannya di bidang kepabeanan dan cukai. Menyoroti visi fasilitasi perdagangan dan industri yang menjadi salah satu tumpuan Bea Cukai Tangerang, banyak direalisasikan dengan pemberian fasilitas kepabeanan di wilayah Tangerang Raya. Masih di tengah pandemi Covid-19, pemberian fasilitas Tempat Penimbunan Berikat (TPB) seperti Kawasan Berikat dan Gudang Berikat terus digencarkan. Pun fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor Industri Kecil dan Menengah (KITE IKM) yang memang sedang maraknya didorong untuk para IKM di wilayah Tangerang Raya.

Salah satunya, PT Nitya Selaras Farhindo, IKM yang bergerak di bidang industri pakaian jadi yang berlokasi di Kosambi, Kabupaten Tangerang. Pada hari Kamis, 2 Desember 2021 Bea Cukai Tangerang berkunjung ke PT Nitya Selaras Farhindo. Dilakukan peninjauan lapangan terhadap pemenuhan persyaratan lokasi dalam rangka pengajuan fasilitas KITE IKM. Kunjungan dipimpin langsung oleh Guntur Cahyo Purnomo, Kepala Kantor Bea Cukai Tangerang, dengan didampingi M. Faisal Riza, Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai VII beserta pejabat dan pegawai lainnya yang berkompeten di bidang fasilitas kepabeanan.

Mengacu pada Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor PER-11/BC/2019 tentang Tata Cara Pemberian Fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor Industri Kecil dan Menegah, KITE IKM adalah kemudahan berupa pembebasan Bea Masuk serta PPN atau PPN dan PPnBM terutang tidak dipungut atas impor dan/atau pemasukan barang dan/atau bahan untuk diolah, dirakit, atau dipasang pada barang lain dengan tujuan ekspor dan/atau penyerahan produksi IKM. Bea Cukai Tangerang melakukan peninjauan dan pemeriksaan terhadap pemenuhan persyaratan terhadap PT Nitya Selaras Farhindo sebagaimana peraturan yang berlaku. Pada saat kunjungan pula, Guntur Cahyo Purnomo menandatangani Berita Acara Pemeriksaan sebagai bukti nyata dukungan Bea Cukai Tangerang dalam pemberian fasilitas tersebut.

Pada peninjauan lapangan, Andriyadi selaku Direktur PT Nitya Selaras Farhindo menyambut dengan baik kedatangan Bea Cukai Tangerang. Andriyadi memperkenalkan perusahaannya melalui paparan company profile. Kebutuhannya untuk impor bahan baku dan potensi ekspor ke berbagai Negara yang hampir 90% dari total produksinya menjadi latar belakang pengajuan fasilitas KITE IKM. “Selama perusahaan memenuhi ketentuan yang berlaku, Bea Cukai Tangerang tak akan ragu untuk memfasilitasi bahkan akan terus mendukung” tutur Guntur. Andriyadi dan PT Nitya Selaras Farhindo merasa berbangga dan mengapresiasi masukan, dukungan, serta kunjungan Bea Cukai Tangerang yang sangat responsif menindaklanjuti pengajuan fasilitasnya.

IKM bukan merupakan penghalang dan penghambat untuk dapat bersaing di ajang perdagangan internasional. Potensi-potensi IKM yang bernilai dan berbudaya sangat perlu untuk diselami dan mendapatkan pendampingan, salah satunya dari Bea Cukai. Dalam hal ini Bea Cukai Tangerang terus bergerak menyelami dan turut mendampingi IKM-IKM salah satunya dengan pemberian fasilitas KITE IKM untuk IKM yang maju bersama Bea Cukai makin baik.

Berita Terbaru

Statistik Pengunjung

958245
Hari IniHari Ini172
KemarinKemarin362
Minggu IniMinggu Ini534
Bulan IniBulan Ini5221
SemuaSemua958245
Jalan Jalur Sutera Kav. 32 D Serpong Utara, Tangerang Selatan, Banten 15230