Previous Next

Tangerang Selatan, 15 November 2019. Dalam rangka merekatkan tali silaturahmi serta mewujudkan program kerja Dharma Wanita Persatuan di lingkungan Kantor Wilayah DJBC Banten, dilaksanakan agenda pertemuan gabungan yang juga diisi dengan pelatihan keterampilan membuat kerajinan tangan. Bertempat di Ruang Aula Kantor Bea Cukai Tangerang (BeTa), kegiatan ini juga diperuntukan bagi anggota Dharma Wanita Persatuan yang merupakan istri-istri milenial. Agenda pertemuan disertai pelatihan keterampilan dilaksanakan guna menjadi wadah positif bagi para istri pegawai untuk bergaul, menjalin silaturahmi, juga meningkatkan kreativitas.

            Pelatihan keterampilan dipandu oleh Purwanti dari PKK Pokja 2 Kecamatan Cisauk. Dalam kesempatan ini, para anggota dibimbing untuk membuat kerajinan tangan berupa kalung etnik. Dengan memanfaatkan kain batik bekas/sisa pakai dapat menghasilkan sebuah karya seni yang ciamik. Ibarat sebuah kewajiban, kreativitas sebagai ibu rumah tangga diperlukan dalam memanfaatkan barang-barang yang ada di rumah. Selain untuk mempercantik diri, juga sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dengan mengurangi sampah.

            Kesulitan tak jarang terjadi di permulaan, namun kerja keras dan kemauan tak surut terlihat di wajah cantik para anggota Dharma Wanita Persatuan. Selain istri-istri pegawai, para pegawai wanita pun turut serta memeriahkan pelatihan keterampilan untuk mengisi di waktu luangnya. Merupakan suatu hal yang menarik untuk diikuti para pegawai wanita karena dapat menjadi wadah menyalurkan ide-ide kreatifnya, diluar urusan pekerjaan. Tentunya dapat mengurangi rasa jenuh ketika terlalu giat bergelut dengan pekerjaan kantor.

            Agenda yang dilakukan secara rutin diharapkan dapat menjadi hobi yang positif dan dapat mendorong kinerja para pegawai BeTa. Kemudian, bukan hanya kalung etnik yang dapat dihasilkan, namun aksesoris lainnya pun dapat dikreasikan. Tak perlu membeli, buah tangan sendiri pun jadi. Bersama kelola barang di sekitar kita, tingkatkan kreativitas bersama Dharma Wanita Persatuan.

 

 

Previous Next

Tangerang Selatan, 12 November 2019. Implementasi tugas dan fungsi sebagai fasilitator perdagangan dan industri, Bea Cukai Tangerang (BeTa) bersama Kantor Wilayah DJBC Banten (Kaban) bertandang ke salah satu Industri Kecil dan Menengah (IKM) di wilayah pengawasan BeTa. Terletak di wilayah Cisoka, Kabupaten Tangerang, IKM yang kami datangi bergerak di bidang produksi tas dan aksesoris berbahan baku utama kulit reptil. CV Adya Cipta, pengrajin tas, dompet dan aksesoris lainnya.

            Memiliki potensi ekspor yang meningkat, BeTa memutuskan untuk memperkenalkan salah satu fasilitas kepabeanan yang dapat dinikmati oleh CV Adya Cipta selaku IKM. Kemudahan Impor Tujuan Ekspor untuk Industri Kecil dan Menengah (KITE IKM), fasilitas kepabeanan yang memberikan kemudahan bagi para IKM berupa pembebasan Bea Masuk serta tidak dipungut PPN atas impor bahan untuk diolah, dirakit, atau dipasang untuk tujuan ekspor.

            Kepada CV Adya Cipta diberikan edukasi dan bimbingan mengenai kriteria dan ketentuan KITE IKM, keuntungan, serta manfaatnya. Dalam balutan tajuk Customs Visits Customer, kunjungan ini ditujukan untuk mendorong para pelaku usaha, khususnya IKM untuk memajukan produksi dalam Negeri hingga dapat bersaing di kancah internasional. Dan sampai saat ini, CV Adya Cipta telah memasarkan produknya hingga ke Negeri ginseng, Korea Selatan.

            Diharapkan dengan penggunaan fasilitas secara optimal di kemudian hari dapat meningkatkan produktivitas usaha dan gencarkan ekspor. Didampingi Partogi Siahaan (Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat) dan Wisnu Nuryanto (Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi), CV Adya Cipta menyampaikan kondisi serta kendala yang dihadapi dalam proses bisnisnya memproduksi tas, dompet, dan aksesoris dari kulit reptil hingga bisa diekspor. Dengan berdasar pada ketentuan perundangan dan tanpa menepikan rasa kemanusiaan, diberikan saran serta solusi untuk membantu lancarnya industri aksesoris kulit reptil tersebut.

            Bimbingan dan asistensi selanjutnya tentu dapat dinikmati oleh para IKM yang berminat menggunakan fasilitas kepabeanan seperti KITE IKM. Tak hanya di Tangerang Raya, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) kini memfasilitasi industri secara merata di seluruh Indonesia. Terlaksananya misi fasilitasi DJBC di Kantor BeTa tentu menjadi perwujudan Bea Cukai yang semakin baik.

            Salam fasilitas!

 

 

Tangerang Selatan, 6/11/2019. Bea Cukai Tangerang (BeTa) menuju penghujung tahun mendapatkan kabar yang cukup menggembirakan. Pasalnya pelayanan prima yang dilayangkan setahun ke belakang berbuah manis dengan capaian Indeks Kepuasan Pengguna Jasa (IKPJ). IKPJ merupakan hasil penilaian atas Survei Kepuasan Pengguna Jasa (SKPJ) yang dilakukan oleh Direktorat Kepatuhan Internal DJBC untuk setiap unit vertikal di bawahnya. Poin-poin yang menjadi indikator penilaian antara lain sistem dan prosedur, pegawai dan petugas, sarana dan prasarana, serta layanan infromasi.

            BeTa merupakan salah satu dari sekian banyak Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai yang mendapatkan predikat Sangat Puas. Tiga tahun berturut-turut BeTa mendapatkan predikat Sangat Puas, meskipun sempat mengalami peningkatan serta penurunan IKPJ. Performa pelayanan yang prima menjadi ujung tombak capaian kepuasan pengguna jasa ini. Sebesar 4,66 dari 5,00 dicapai BeTa pada SKPJ tahun 2019 ini. Sebelumnya, senilai 4,47 dari 5,00 dicapai pada SKPJ tahun 2017 dan pada tahun 2018 capaian senilai 4,29 dari 5,00.

            Rasa bangga dan syukur menyelimuti di penghujung tahun ini dengan wajah sumringah pengguna jasa yang sangat puas dengan pelayanan BeTa. Apresiasi dilayangkan kepada para pengguna jasa yang setia dan patuh pada ketentuan Bea dan Cukai, khususnya yang berada di bawah pengawasan Kantor BeTa. Diharapkan capaian kepuasan yang terpancar dari IKPJ menjadi bukti bahwa BeTa melayani dengan sepenuh hati, memberikan solusi yang pasti hingga mewujudkan Bea Cukai yang semakin baik.

 

Previous Next

Tangerang Selatan, 7 November 2019. Bea Cukai Tangerang (BeTa) kedatangan tamu dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, Reformasi, dan Birokrasi. Kedatangan tamu spesial ini dalam rangka tahap penilaian atas predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Suatu kehormatan bagi BeTa mendapat kunjungan khusus karena tidak semua kandidat WBK mendapatkannya.

            Dengan dikumandangi Mars Bea dan Cukai, BeTa menyambut baik kedatangan perwakilan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, Reformasi, dan Birokrasi. Untuk menambah semangat, yel-yel dan jargon milik BeTa pun diteriakan sebagai lambang keseriusan mencapai predikat WBK.

            Tak lupa, sebagai pengenalan ditayangkan video profil Kantor BeTa bersama dengan sambutan Kepala Kantor, Aris Sudarminto memperkenalkan seluruh jajaran tim WBK yang menyukseskan proses penguatan komitmen WBK di kantor ini. “BeTa telah menapaki proses pembangunan Zona Integritas menuju WBK sejak Januari lalu” papar Aris kepada tim penilai.

            Secara bergilir, tim-tim yang ada dalam proses pembangunan Zona Integritas hingga pencapaian WBK memaparkan tugas-tugas dan kinerjanya yang tertuang dalam Lembar Kerja Evaluasi (LKE). Tak kalah aktif, tim penilai pun bertanya mengenai detail pencapaian BeTa, meliputi inovasi, teknis dan prosedur pelayanan, juga sistem pengendalian gratifikasi dan tindak korupsi.

            Tahapan demi tahapan telah dilalui sampai dengan tahap penilaian terakhir. Kini, saatnya untuk menyerahkan segala keputusan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, Reformasi, dan Birokrasi sebagai tim penilai, karena daya upaya terbaik telah dilakukan oleh Kantor BeTa. Doa dan pengharapan tercurah di setiap langkah melayani dan mengawasi sebagai tugas dan fungsi utama. BeTa kuatkan komitmen WBK, wujudkan Bea Cukai yang semakin baik.

            BeTa kerja, karya, WBK!

 

 

Previous Next

Tangerang Selatan, 8 November 2019. Mengingat waktu pelaksanaan mandatory atas sistem IT Inventory tersubsistem di Kawasan Berikat yang semakin dekat, Bea Cukai Tangerang (BeTa) gelar pertemuan dalam balutan event Coffee Morning bersama para pengguna fasilitas Kawasan Berikat. Coffee Morning dilaksanakan di Ruang Aula Kantor BeTa dan dihadiri oleh Kepala Kantor, Aris Sudarminto beserta jajaran tim satgas. Setelah bergulir bulan pembinaan dan penegakan IT Inventory, kini tiba saatnya untuk persiapan menghadapi pelaksanaannya yang secara penuh dan terus-menerus.

            Mengacu pada Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor PER-19/BC/2018 tentang Tata Laksana Kawasan Berikat, seluruh pengguna fasilitas tersebut diwajibkan untuk mendayagunakan sistem IT Inventory yang tersubsistem dengan sistem akuntansi perusahaan. Banyaknya Kawasan Berikat yang menjadi objek pengawasan BeTa membuat pembinaan dan penegakan harus ekstra dilakukan.

            Membuka Coffee Morning pagi ini, Aris mengimbau kepada para pengguna fasilitas Kawasan Berikat untuk segera menyempurnakan sistem IT Inventory-nya. Kemudian, Aflachul selaku bagian dari tim satgas memaparkan tindak lanjut atas pemenuhan kewajiban tersebut, yang tidak lain adalah pembekuan Kawasan Berikat.

            Dorongan terus dilakukan guna penyelesaian salah satu kewajiban yang kini tinggal menghitung waktu pelaksanaannya, yaitu 1 Desember 2019. Diharapkan tak satupun pengguna fasilitas Kawasan Berikat di bawah pengawasan BeTa yang dibekukan. Meskipun sampai saat ini masih terdapat beberapa yang berada pada kategori C dan D, tim satgas terus lakukan pembinaan dan penelitian terhadap hal-hal yang menjadi penyebabnya.

            Mayoritas pengguna fasilitas siap akan tantangan teknologi yang digencarkan oleh sinergi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) bersama Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Beberapa saran masuk ke saku kami untuk menjadi bahan pertimbangan kala menentu kebijakan di masa mendatang. Beberapa perusahaan yang tersisa dalam kategori C dan D menguatkan komitmen mereka untuk segera menyempurnakan sistem IT Inventory yang dimiliki. Bersiap untuk dilakukan penelitian dan ditetapkan sebagai pengguna fasilitas yang patuh dan menyelesaikan kewajibannya.

            Kemudahan-kemudahan sistem dan teknologi kelak akan didapatkan hingga lancarnya kegiatan dan proses bisnis Kawasan Berikat. Selaras dengan pencapaian misi fasilitasi perdagangan dan industri, BeTa selalu hadir untuk mendampingi industri-industri dalam Negeri untuk wujudkan Indonesia maju bersama Bea Cukai yang semakin baik.

            Salam fasilitas!

 

 

Berita Terbaru

Statistik Pengunjung

439500
Hari IniHari Ini6
KemarinKemarin518
Minggu IniMinggu Ini4063
Bulan IniBulan Ini13019
SemuaSemua439500
Jalan Jalur Sutera Kav. 32 D Serpong Utara, Tangerang Selatan, Banten 15230