Previous Next

Tangerang Selatan, 26/10/2019. Selama 73 tahun sudah, Republik ini memiliki mata uangnya sendiri. Berdiri mandiri sebagai Negeri yang merdeka, tanah air Indonesia. Bea Cukai Tangerang sebagai salah satu penyokong instrumen Keuangan Negara dikomando untuk menjadi penyelenggara event ternama se-Kementerian Keuangan, Hari Oeang ke-73, khususnya di wilayah Provinsi Banten. Sepanjang Oktober menjadi waktu yang padat untuk menyemarakkan pekan pertandingan olahraga antar kantor perwakilan Kementerian Keuangan di wilayah Provinsi Banten, kegiatan sosial donor darah, serta acara puncak Hari Oeang ke-73.

            Berbagai cabang olahraga dipertandingkan, diantaranya Bola Basket, Badminton, dan masih banyak lagi. Event ini terselenggara atas dasar pentingnya kerja sama dan sinergi yang harus dijalin, baik dalam hal penugasan, maupun dalam hal lainnya. Tak hanya sinergi, tubuh yang sehat dan jiwa yang kuat pun menjadi salah satu tujuan pelaksanaan event tahunan ini. Tak lupa kegiatan sosial berupa donor darah digelar di beberapa tempat untuk menjangkau partisipan dan kontribusi yang aktif dari Kementerian Keuangan untuk sesama.

            Setelah rangkaian pertandingan dan kegiatan donor darah dilewati, tiba saatnya di penghujung bulan Oktober dengan acara puncak Hari Oeang ke-73. Tepatnya 26 Oktober 2019 di Student Center Politeknik Keuangan Negara STAN, acara puncak berlangsung dalam balutan tajuk Synergy Fair dan slogan “Maju Bersama Menghadapi Tantangan”. Synergy Fair mengusung konsep family gathering yang ditujukan bagi para pegawai Kementerian keuangan se-Provinsi Banten beserta keluarga.

            Turut hadir dalam event Synergy Fair, Kepala Kantor Wilayah DJKN Banten, Nuning S.R. Wulandari bersama jajaran pejabat dan pegawai lainnya di lingkungan Kementerian Keuangan. Nuning menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan event Synergy Fair. “Ini merupakan momentum yang bagus, karena kita dapat berkumpul setidaknya satu tahun sekali. Diharapkan seluruh pegawai dapat memanfaatkannya.” jelas Nuning.

            Dalam rangkaian Synergy Fair, terdapat pertunjukan menarik juga permainan yang menyenangkan. Synergy Fair diawali dengan senam bersama oleh seluruh peserta dan dilanjutkan dengan pertunjukan aksi dari unit K-9 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Tepuk tangan meriah menunjukkan antusiasme para pengunjung yang terhipnotis oleh pertunjukan hebat dari unit K-9 mendeteksi Narkotika. Kemeriahan selanjutnya dipersembahkan oleh permainan ketangkasan seperti Paint ball, Dart Games, dan lain-lain.

            Bidang kesenian juga tak kalah menghasilkan tepukan apresiasi dari para pengunjung. Talenta-talenta mengagumkan lahir dari pegawai-pegawai Kementerian Keuangan se-Provinsi Banten. Seni tari dan seni musik menjadi yang paling favorit. Untuk menambah kemeriahan, disampaikan juga hadiah-hadiah perlombaan, doorprize, dan juga grandprize yangmana berasal dari pegawai dan ditujukan untuk pegawai.

            Peringatan Hari Oeang ke-73 oleh perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Banten menjadi goresan sejarah penting dan tentunya pengingat atas upaya perbaikan dan perubahan dalam melayani dan menyejahterakan masyarakat. Keberagaman komposisi dalam institusi Kementerian Keuangan khususnya Provinsi Banten tak menyurutkan punggawa-punggawanya untuk maju bersama menghadapi tantangan. Mewujudkan visi membangun Negeri, bersama Kementerian Keuangan terpercaya!

 

Previous Next

Tangerang, 23/10/2019. Dua bulan sejak penunjukan Kawasan Berikat Mandiri (KBM) tahap dua, Bea Cukai Tangerang (BeTa) melakukan evaluasi atas implementasinya di lapangan. Acara digelar dalam format Cluster Meeting dengan tema khusus KBM yang melibatkan Asosiasi Pengusaha Kawasan Berikat (APKB) dan Asosiasi Pengusaha Tempat Penimbunan Berikat (APTPB) Tangerang. Tak ketinggalan pula seluruh KBM di lingkungan BeTa pun diajak serta yang terdiri dari 13 perusahaan dari yang seharusnya 14 perusahaan. Satu perusahaan tidak menyertai karena sedang libur kantor. Turut pula satu perusahaan Kawasan Berikat non KBM yang berada dalam satu cluster dengan tuan rumah. Kegiatan ini diadakan pada tanggal 23 Oktober 2019 dari pukul 09.30 hingga 12.15 WIB dan bertempat di salah satu KBM yang masuk dalam gelombang dua ini, yaitu PT Adis Dimension Footwear (PT ADF) Balaraja, Kabupaten Tangerang.

Dibuka dengan promosi kegiatan BeTa berupa Job Fair dan Bazar Multi Produk, tuan rumah turut pula menampilkan video tentang profil dan sejarah serta capaian mereka selama ini. Acara dimulai dengan sambutan dari Presiden Direktur PT ADF Vikta Margareta dilanjutkan dengan sambutan Aris Sudarminto selaku Kepala Kantor BeTa. “Ini merupakan suatu kehormatan bagi kami bisa menjadi host acara Cluster Meeting ini” ungkap Vikta. “Cluster Meeting juga menjadi sarana evaluasi kita bersama atas pelaksanaan KB Mandiri yang baru” papar Aris.

Dalam kesempatan ini pula, Aris menyampaikan penunjukan tiga perusahaan sebagai Duta Pelopor KBM. Ketiganya adalah PT Panarub Industry, PT Victory Chingluh Indonesia, dan PT Pancaprima Eka Brothers. “Kami menyampaikan penghargaan kepada tiga perusahaan pertama yang telah lebih dulu jatuh bangun menjadi KB Mandiri. Semoga menjadi contoh bagi kita semua” seru Aris disambut tepuk tangan hadirin semuanya.

Materi inti dari Cluster Meeting ini adalah diskusi guna mencari solusi atas permasalahan yang timbul dari para perusahaan yang hadir. Oleh karena itu, acara ini pasti selalu membawa serta narasumber yang handal untuk memecahkan masalah secara tuntas. Turut hadir pula sebagai narasumber Kepala Bidang Fasilitas Kantor Wilayah DJBC Banten Elfi Haris, Kepala KPP Pratama Tigaraksa Hamdi Aniza Pertama dan jajaran pejabat dari BeTa dan PT ADF. Sharing solusi juga disampaikan oleh perwakilan dari APKB yang kebetulan juga menjadi Duta Pelopor KBM.

Dalam sesi diskusi, permasalahan yang diutarakan berkisar pada kendala teknis dalam implementasi KBM yang dialami oleh Liaison Officer (LO) yang merupakan pihak perusahaan yang menggantikan posisi Hanggar Bea Cukai terkait dokumen outstanding, monitoring subkontrak, pelekatan – pelepasan segel dan penandatangannya, serta input di sistem komputer pelayanan (SKP) CEISA. Untuk masalah ini, solusi disampaikan oleh Bayu Irawan dari PT Pancaprima Eka Brothers dan Ahmad Matien dari PT Panarub Industry yang juga merupakan pengurus APKB. Mereka menyampaikan bahwa outstanding menjadi wewenang KPPBC, kewenangan segel dan monitoring subkontrak melekat pada LO, dan perlu dilakukan pemutakhiran sistem CEISA TPB untuk update KBM. Ada juga pertanyaan faktur pajak atas penyerahan barang asal lokal menggunakan dokumen BC 4.0. “Faktur pajak dibuat berdasarkan penyerahan barang atau uang, mana yang lebih dulu” jelas petugas Kantor Pelayanan Pajak (KPP) yang turut menjadi narasumber.

Cluster Meeting ini merupakan inovasi kehumasan yang menjadi agenda rutin BeTa yang diadakan hampir setiap sebulan sekali. Diselenggarakan secara bergilir di tempat perusahaan penerima fasilitas Tempat Penimbunan Berikat  (TPB) di bawah BeTa. Adanya kegiatan diharapkan dapat memperlancar kegiatan operasional perusahaan TPB guna meningkatkan daya saingnya. Selain itu, BeTa sebagai kantor yang melakukan pengawasan dan pelayanan kepada pengusaha penerima fasilitas khususnya TPB merasa perlu senantiasa menjaga engagement dan hubungan baik serta saling menguntungkan dengan para stakeholdernya.

Previous Next

Bogor, 15 Oktober 2019 – Dharma Wanita Persatuan KPPBC TMP A Tangerang mengadakan kunjungan pabrik ke PT. UCC Victo Oro Prima di Kawasan Industri Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kunjungan ini merupakan bagian dari Program Kerja Dharma Wanita Persatuan Bea Cukai Tangerang.

Kehadiran ibu-ibu anggota Dharma Wanita Persatuan Bea Cukai Tangerang disambut dengan baik oleh pihak PT. UCC Victo Oro Prima. Rudy Gunawan selaku Plant Manager PT. UCC Victo Oro Prima menyampaikan sambutan mengawali pembukaan acara. Dalam sambutannya, Rudy menyampaikan terima kasih kepada ibu-ibu anggota yang telah bersedia untuk melakukan kunjungan. Juga beliau tak lupa menghimbau untuk tidak mengkonsumsi kopi sachet yang beredar di pasaran karena kandungan yang terdapat dalam kopi sachet sudah bercampur dengan bahan-bahan kimia, dimana dapat memperbesar peluang penyakit-penyakit seperti diabetes, kanker, hipertensi, dll.

Selanjutnya, Ketua Dharma Wanita Persatuan Bea Cukai Tangerang, Innayah, juga mengucapkan terima kasih kepada pihak PT. UCC Victo Oro Prima yang telah bersedia untuk dikunjungi. Beliau juga mengatakan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memperluas wawasan para pengurus Dharma Wanita Bea Cukai Tangerang terutama untuk mengetahui proses pengolahan kopi dan belajar seni meracik kopi.

Diketahui, PT. UCC Victo Oro Prima adalah sebuah perusahaan roasting yang baru saja berdiri kurang lebih satu tahun yang lalu, Victo Oro Prima bukan hanya memproduksi kopi Eight Beans, tapi juga akan bergerak dalam usaha private labeling. Artinya setiap individu atau perusahaan bisa memasarkan kopi dengan merek mereka dan mempercayakan teknis produksi kepada perusahaan ini, tentu dalam skala yang besar. 

Tampak wajah antusias ibu-ibu anggota Dharma Wanita Persatuan Bea Cukai Tangerang dalam mengikuti tiap detail kegiatan yang disajikan, mulai dari melihat secara langsung gudang penyimpanan biji kopi, proses pre-roast blending, roasting dan grinding biji kopi menjadi kopi bubuk hingga proses pengemasan. Sebelum menuju tempat pabrik, para anggota diwajibkan menggunakan masker, penutup kaki, penutup kepala dan penutup tubuh karena di area pabrik berdebu dan bising akibat bunyi mesin penggiling biji kopi serta kondisi pabrik harus steril dari sentuhan tangan secara langsung. Kemudian, kunjungan diakhiri dengan sharing sekaligus demo tentang cara meracik kopi rumahan ala café yang bisa dinikmati bersama keluarga.

Previous Next

Tangerang Selatan, 16 Oktober 2019 dilaksanakan kegiatan Coffee Morning bersama para Reksan Cukai di Ruang Rapat Kantor Bea Cukai Tangerang. Coffee Morning digelar dalam rangka mengeratkan tali silaturahmi dengan para kontributor penerimaan Bea Cukai Tangerang. Menjelang penghujung tahun 2019, waktunya untuk evaluasi dan mengencangkan sabuk pengaman. Diskusi mengenai proyeksi dan realisasi penerimaan khususnya di sektor Cukai menjadi topik panas pagi itu.

            Bersama Kepala Kantor Bea Cukai Tangerang, Aris Sudarminto, disampaikan bahwa Bea Cukai Tangerang optimis dalam pencapaian target penerimaan yang dibebankan kepadanya. Agenda Coffee Morning juga dilengkapi dengan kehadiran Raden Pandam Prihandarko Rambodo selaku Kepala Seksi Penerimaan dan Pengelolaan Data Kantor Wilayah DJBC Banten. Pemaparan data penerimaan sepanjang tahun 2019 bergantian dilakukan.

            Penerimaan Bea Cukai Tangerang kini telah berada pada titik persentase 85,63%. Agenda Coffee Morning sebagai jembatan komunikasi yang baik antara Bea Cukai Tangerang dengan para Reksan Cukai berjalan tepat sasaran. Sinkronisasi komitmen yang dilayangkan para Reksan Cukai tentu dilakukan seimbang dengan pelayanan yang diberikan oleh Bea Cukai Tangerang.

            Dalam agenda Coffee Morning, para Reksan Cukai yang merupakan pengusaha pabrik Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA), importir Etil Alkohol, dan pengusaha produk Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL) menyampaikan komitmennya kepada Bea Cukai Tangerang. Tak hanya itu, keluhan dalam proses bisnis usahanya pun disampaikan guna penyelesaian masalah dengan solusi yang terbaik.

            Tanpa menyingkirkan misi memfasilitasi perdagangan dan industri, Bea Cukai Tangerang tak serta-merta meninggalkan tanggung jawab misi optimalkan penerimaan Negara di sektor Kepabeanan dan Cukai. Keduanya berjalan beriringan dan tepat sasaran. Bersama Bea Cukai Tangerang wujudkan Bea Cukai yang semakin baik!

Previous Next

Tangerang 11/102019. Keprihatinan atas masih maraknya sampah terutama banyaknya limbah plastik yang mencemari pantai menginspirasi Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menggagas kegiatan Kemenkeu Bersih Pantai yang dipimpin langsung oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Hajatan lingkungan tersebut berlangsung di pagi hari Jumat 11 Oktober 2019 di Pantai Tanjung Pasir yang berada di pesisir utara Kabupaten Tangerang. Aktivitas peduli lingkungan tersebut juga diikuti oleh pegawai lain di lingkungan Kementerian Keuangan termasuk Bea Cukai Tangerang yang diikuti langsung oleh Kepala Kantor Aris Sudarminto yang merupakan bagian dari wilayah pengawasannya. Turut hadir juga jajaran pimpinan Bea Cukai Banten, Merak, Kantor Pusat DJBC, serta beberapa pejabat eselon I lainnya.

Sebagai bagian dari kampanye pengendalian sampah dan perlindungan pantai, Kemenkeu Bersih Pantai ini juga mengikut sertakan Jakarta Angler Community. Turut berpartisipasi juga unsur masyarakat dan mahasiswa peduli lingkungan. Bertujuan mengedukasi masyarakat untuk mengontrol sampah plastik, kegiatan ini diharapkan dapat menyadarkan kita mengenai bahaya sampah plastik. Dampak buruknya dapat merusak ekosistem laut selain merusak keindahan pantai sebagai salah satu tujuan wisata. Kesadaran masyarakat atas sampah plastik yang terkelola dengan baik menjadi penting khususnya bagi lingkungan laut.

Setelah lebih kurang tiga jam pembersihan sampah berlansung, sekitar pukul 10.00 nampak beberapa tumpukan karung sampah hasil kerja keras segenap tim. Peluh berceceran dari seluruh peserta sembari disapu cahaya hangat |mentari pagi menjadi pengganti aktivitas olah raga sehat yang biasa dilakukan setiap Jumat. Namun pagi ini lebih istimewa karena kalori yang dibuang berbuah pantai yang bersih bersinar dan sampah yang tertampung. Ada manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama Ibu Menteri. Beberapa peserta memanfaatkan momen kedekatan dengan Ibu Ani, sapaan akrab Menteri Keuangan, untuk berswafoto dan minta tanda tangan di atribut kampanye yang mereka pakai. Para wartawan juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menanyakan update berita tentang keuangan dan perekonomian kepada Sri Mulyani.

Berita Terbaru

Statistik Pengunjung

439516
Hari IniHari Ini22
KemarinKemarin518
Minggu IniMinggu Ini4079
Bulan IniBulan Ini13035
SemuaSemua439516
Jalan Jalur Sutera Kav. 32 D Serpong Utara, Tangerang Selatan, Banten 15230