Previous Next

Tangerang Selatan, 8 Oktober 2019 dilaksanakan kegiatan Coffee Morning bersama para Pengguna Fasilitas Pembebasan Cukai Etil Alkohol di Ruang Aula Kantor Bea Cukai Tangerang. Coffee Morning digelar dalam rangka mengeratkan tali silaturahmi juga peningkatan kesadaran serta kepatuhan para pengguna fasilitas.

            Fasilitas yang ditawarkan Bea Cukai Tangerang tak hanya mengikat pada bidang kepabeanan, namun di bidang cukai pun tak kalah berperan dengan fasilitas pembebasan cukainya. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 40/PMK.04/2014 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 109/PMK.04/2010 tentang Tata Cara Pembebasan Cukai, Pembebasan Cukai adalah fasilitas yang diberikan kepada pengusaha pabrik, pengusaha tempat penyimpanan, atau importir untuk tidak membayar cukai yang terutang. Di seluruh wilayah Tangerang Raya, tersebar sebanyak 71 perusahaan yang menggunakan Fasilitas Pembebasan Cukai Etil Alkohol.

            Dalam gelaran Coffee Morning, dihadirkan pula rekan-rekan dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tangerang Barat yang turut berpartisipasi dalam menyuarakan pilar-pilar kepatuhan bagi pengguna fasilitas. Sinergi yang dibangun antara DJBC dan DJP berpengaruh penuh dalam hal mewujudkan peran fasilitasi yang bermanfaat dan tepat sasaran. Aris Sudarminto selaku Kepala Kantor Bea Cukai Tangerang menyampaikan bahwa pergeseran misi utama DJBC nyata adanya dengan menitikberatkan pada peran memfasilitasi dibalik tusi optimalisasi penerimaan yang salah satunya dari sektor Cukai.

            Coffee Morning dimuat dengan materi-materi teknis mengenai proses bisnis pembebasan pungutan cukai atas penggunaan etil alkohol dari Wahyu Setyono selaku Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai IX. Kemudian, untuk pengukuran efektivitas fasilitas yang diberikan guna meningkatkan pertumbuhan dan daya saing industri dalam Negeri dilaksanakan survei dampak ekonomi bagi pengguna Fasilitas Pembebasan Cukai Etil Alkohol di wilayah pengawasan Kantor Bea Cukai Tangerang. Hal tersebut menjadi poin penting bagi upaya perbaikan dan penentuan kebijakan mengenai fasilitas Cukai kemudian.

            Bea Cukai Tangerang menjadi motor penggerak misi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dengan berbagai inovasi dalam lingkup wilayah Tangerang Raya. Sinergi bersama turut menguatkan Program Reformasi Kepabenan dan Cukai yang tak gentarnya digalakkan guna mewujudkan Bea Cukai yang semakin baik.

Previous Next

Tangerang, 3 Oktober 2019 dilaksanakan kunjungan Bea Cukai Tangerang bersama Kantor Wilayah DJBC Banten menuju Tangerang Ekspres. Tangerang Ekspres merupakan salah satu rekan media yang berada di wilayah kerja Bea Cukai Tangerang, tepatnya di Cikokol, Kota Tangerang. Kunjungan yang bertajuk Media Visit dilatarbelakangi oleh sinergi dan silaturahmi yang diharapkan dapat terjalin dengan baik antara Bea Cukai Tangerang dengan media, khususnya media-media lokal.

            Media Visit dipandu oleh Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat, Partogi Siahaan dan Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi, Wisnu Nuryanto. Di Tangerang Ekspres, kehadiran Bea Cukai disambut baik dan digelar sesi diskusi mengenai ikatan yang akan dijalin kemudian. Rudi Susanto, General Manager Tangerang Ekspres menyempatkan waktunya untuk berdiskusi bersama kami.

            Diskusi ringan yang berjalan dipenuhi dengan materi-materi menarik mengenai jurnalistik, penulisan, dan lain sebagainya. Sudah menjadi tugas dan fungsi sebagai Humas Bea Cukai untuk paham dan mengerti hal-hal mengenai jurnalistik. Kerja sama ini pun didasari atas pentingnya melakukan pembelajaran dari para praktisi yang profesional. Sebelumnya, kerja sama Bea Cukai Tangerang dengan Tangerang Ekspres telah dibangun dalam beberapa giat press conference serta press release yang digelar Bea Cukai Tangerang.

            Kini, penguatan sinergi terus diupayakan mengingat banyaknya tantangan dalam perjalanan komunikasi, baik kepada masyarakat luas maupun para pengguna layanan. Ruang lingkup yang semakin luas membuat Bea Cukai Tangerang terus melakukan perbaikan dan merangkul masyarakat hingga kepercayaan sepenuhnya didapat.

            Diharapkan dengan penguatan sinergi dan jalinan silaturahmi yang dilakukan Bea Cukai Tangerang bersama Tangerang Ekspres dan media lokal lainnya dapat membuahkan hasil yang bermanfaat baik bagi Bea Cukai Tangerang juga Tangerang Ekspres sebagai media pendukungnya.

            Jalin sinergi, ciptakan Bea Cukai yang semakin baik!

Previous Next

Tangerang, 1 Oktober 2019 dilaksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman Kantor Bea Cukai Tangerang. Upacara dipimpin oleh Mohammad Aflah Farobi, Kepala Kantor Wilayah DJBC Banten. Upacara dihadiri oleh perwakilan Kementerian Keuangan di wilayah Provinsi Banten dan digelar untuk mengenang momentum Pancasila sakti yang terjadi 53 tahun silam.

            Dalam gelaran Upacara, dibacakan secara lantang Ikrar oleh Mohammad Aflah Farobi yang diikuti dengan khidmatnya suasana Upacara. Pancasila sebagai ideologi Negara harus selalu dipertahankan, tentunya juga untuk para abdi Negara. Menjalankan tugas dan fungsi sebagai punggawa keuangan Negara berdasarkan nilai-nilai Pancasila juga ketentuan Undang-Undang Dasar menjadi sebuah kewajiban.

            Tak hanya Ikrar, nilai-niai Pancasila serta Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 pun dibacakan hingga memenuhi sudut-sudut rongga dada setiap yang mendengarnya juga halaman Kantor Bea Cukai Tangerang.

            Momentum Pancasila sakti menjadi pengingat bahwa upaya menumbangkan Pancasila sebagai ideologi Negara nyata adanya. Menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak semata-mata hanya menjalankan tugas dan fungsi secara teknis. ASN juga harus menjadi alat pemersatu bangsa serta pelayan bagi masyarakat.

            Berakhirnya Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menyisakan semangat yang berkobar membara untuk selalu menjunjung tinggi martabat Pancasila di mata dunia. Pancasila sebagai jiwa bagi ASN, diharapkan dapat merasuk utuh dan berbuah bagi kemajuan bangsa Indonesia.

            Bersama Bea Cukai makin baik, pertahankan Indonesia berideologi!

            Bersama Kementerian Keuangan terpercaya, kuatkan Indonesia berpancasila!

Previous Next

Tangerang, 2 Oktober 2019 berkumpul seluruh pejabat dan pegawai Bea Cukai Tangerang dengan penuh wibawa dalam balutan Pakaian Dinas Upacara (PDU). Secara serentak, digelar Apel Khsus Peringatan Hari Bea Cukai ke-73 di seluruh Kantor Bea Cukai di Indonesia, termasuk di halaman Kantor Bea Cukai Tangerang. Apel Khusus Peringatan Hari Bea Cukai ke-73 mengusung tema “Menuju Insan yang Cakap, Sehat dan Berintegritas untuk Bea Cukai yang Makin Baik” dan dipimpin oleh Aris Sudarminto selaku Kepala Kantor Bea Cukai Tangerang.

            Dalam rangkaian Apel Khusus dibacakan amanat Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani, yang memimpin Apel Khusus di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Dalam amanatnya, disampaikan bahwa proses perjalanan panjang sampai pada titik penguatan reformasi ini merupakan goresan tinta perjuangan bagi institusi. Komitmen DJBC yang tinggi untuk terus melakukan transformasi kebaikan tentunya dibarengi dengan capaian-capaian prestasi yang membanggakan.

            Tuntutan yang nyata semakin membakar komitmen DJBC untuk tetap fokus pada capaian dan tujuan selanjutnya. DJBC terus berkembang dan berproses untuk selalu melakukan perbaikan dan penyempurnaan di segala sisi melalui ide-ide yang inovatif. Apresiasi dan rasa bangga tercurah kepada seluruh petugas Bea Cukai di semua lini perjuangannya, karena telah turut serta aktif menjadi motor penggerak pembangunan bangsa dan Negara.

            Tak hanya itu, dibacakan dengan lantang Sikap Dasar Pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sebagai komitmen menjalankan tugas pengabdian. Pun dengan kobaran semangat disuarakan Deklarasi Juang Bea dan Cukai yang menjadi tongkat pengokoh komitmen reformasi Bea dan Cukai hingga kini.

            Dari sekian banyak pejabat dan pegawai Bea Cukai Tangerang, terpilih segelintir yang memiliki semangat serta dedikasi di atas batas rata-rata, yaitu Celsius Hermon Rasubala, Agus Setiawan, dan Sandya Bayu Bachtiar. Atas hal tersebut diberikan penghargaan sebagai pegawai teladan dalam Peringatan Hari Bea Cukai ke-73.

            Dengan terlaluinya usia 73 tahun Bea Cukai bersama Indonesia, doa dan harapan baik senantiasa terucap dan teriringi, demi wujudkan mimpi menjadi institusi yang semakin baik.

Previous Next

Jakarta Timur, 29 September 2019 dimeriahkan kegiatan Pameran Seni tempa Nusantara oleh Bea Cukai Tangerang di Lobby Gedung Kalimantan Kantor Pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Pameran dibuka tanggal 23 September 2019 oleh Oentarto Wibowo selaku Pembina Paguyuban Seni Tempa Indonesia (PASTI) Kementerian Keuangan dan ditutup tanggal 27 September 2019 dengan seminar yang dibawakan oleh Toni Junus Kanjeng NgGung, seorang penulis dan pemerhati budaya keris Indonesia.

            Keris sebagai warisan budaya Indonesia menjadi tema seminar sekaligus pameran seni yang digelar atas kesadaran akan pentingnya melestarikan warisan yang telah mengenal besi dan pengolahannya sejak berabad lampau tersebut. Bukan hanya bagi bangsa, UNESCO pun memandang keris sebagai salah satu bagian dari seni tempa yang memiliki nilai luar biasa sebagai karya agung ciptaan manusia. Selain berakar dalam tradisi budaya dan sejarah masyarakat nusantara, keris juga masih berperan aktif sebagai jati diri bangsa, sumber inspirasi budaya, dan turut berperan sosial di masyarakat. Atas hal tersebut, pada tanggal 25 November 2015, UNESCO memberikan penghargaan keris Indonesia sebagai warisan budaya non bendawi.

            Kegiatan pameran diikutsertai oleh para pejabat dari jajaran Direktorat Jenderal dan Bea dan Cukai termasuk Oentarto Wibowo (Direktur Fasilitas Kepabeanan) dan B. Widjayanta (Direktur Penindakan dan Penyidikan) serta satu orang dari Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan.  Sebanyak 43 koleksi dipamerkan dan terdiri dari keris berbagai daerah juga berbagai zaman termasuk tombak, rencong, dan kujang. Tahun pembuatannya pun beragam, diawali dari abad ke-8 hingga keris buatan terkini. Selain itu, disediakan informasi dan pengetahuan dasar hingga buku dan majalah referensi terkait keris juga pusaka Indonesia.

            Sebagai penutup pameran, digelar seminar oleh Toni Junus Kanjeng NgGung yang membahas warisan kebudayaan Indonesia yang disebut intangible heritage oleh UNESCO. Teknik pembuatan, bahan yang dipilih, hingga fungsi dari berbagai macam model keris dipaparkan secara rinci oleh ahlinya. Menarik dan unik digambarkan dalam pergelaran pameran maupun seminar ini. Tak hanya bisa dinikmati dengan indera penglihatan, adapun koleksi keris yang boleh dibuka, dicoba, serta dipegang oleh pengunjung pameran.

            Diharapkan ke depan, tak hanya keris yang dapat dipamerkan sebagai kebanggaan warisan bangsa, tapi juga pusaka lainnya. Dengan ini, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai bersama Paguyuban Seni Tempa Indonesia (PASTI) Kementerian Keuangan mendukung lestarinya warisan budaya nusantara, terlebih di kalangan generasi milenial.

            Lestarikan budaya, majukan Indonesia!

 

 

Berita Terbaru

Statistik Pengunjung

439524
Hari IniHari Ini30
KemarinKemarin518
Minggu IniMinggu Ini4087
Bulan IniBulan Ini13043
SemuaSemua439524
Jalan Jalur Sutera Kav. 32 D Serpong Utara, Tangerang Selatan, Banten 15230