Previous Next

Tangerang, 07/05/2021. Bersama Direktorat Teknis Kepabeanan Kantor Pusat DJBC dan Kantor Wilayah DJBC Banten, Bea Cukai Tangerang turut melakukan peninjauan terhadap PT Panata Jaya Mandiri. Peninjauan dilatarbelakangi oleh sertifikasi AEO (Authorized Economic Operator) yang diajukan oleh PT Panata Jaya Mandiri. Sebagai Client Manager, Bea Cukai Tangerang bertugas untuk melakukan validasi lapangan serta persyaratan administrasi terhadap PT Panata Jaya Mandiri.

            Sesuai Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor PER-04/BC/2015, AEO adalah Operator Ekonomi yang mendapat pengakuan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai sehingga mendapatkan perlakuan kepabeanan tertentu meliputi perlakuan prosedural, administrasi, fiskal dan pelayanan kepabeanan lain. Kegiatan peninjauan yang dilakukan terhadap PT Panata Jaya Mandiri termasuk ke dalam tahapan sertifikasi AEO. Syarat dan kondisi lainnya dalam pengajuan sertifikasi AEO mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 227/PMK.04/2014 dan Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor PER-04/BC/2015.

            Di Tangerang Raya, sudah terdapat beberapa perusahaan yang memiliki sertifikat AEO. Diantaranya perusahaan dengan fasilitas kepabeanan seperti Kawasan Berikat juga perusahaan tanpa fasilitas kepabeanan. Banyaknya keuntungan yang didapatkan menjadi pemacu bagi perusahaan untuk berlomba-lomba mengajukan sertifikasi AEO.

            Adapun sasaran program sertifikasi AEO di Indonesia, antara lain secure and safe supply chain, adanya partisipasi aktif peserta AEO dalam pengamanan rantai perdagangan, praktik bisnis yang efisien bagi peserta AEO, simplifikasi prosedur kepabeanan, serta pemenuhan dan pengakuan standar internasional. Hal tersebut yang kemudian membuat para pengusaha yang bergerak dalam rantai perdagangan begitu tergiur dengan program tersebut.

            Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus menjalankan misinya memfasilitasi perdagangan dan industri, salah satunya dengan program sertifikasi AEO untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional yang optimal.

           

Previous Next

Tangerang Selatan, 07/04/2021. Dalam rangka menyambut dan memperingati Hari Paskah, Persekutuan Warga Kristiani Bea Cukai Tangerang menyelenggarakan rangkaian kegiatan bakti sosial. Kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan meliputi pemberian paket sembako, pambagian masker kepada anak jalanan dan kunjungan ke Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Tangerang. Adapun kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada tanggal 1 April 2021 dan 7 April 2021. 

Pada tanggal 1 April 2021, Persekutuan Warga Kristiani Bea Cukai Tangerang memberikan paket sembako kepada Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) di Kantor Bea Cukai Tangerang dan kepada Petugas Keamanan Dalam (PKD), Asisten Rumah Tangga (ART), serta petugas pengangkut sampah yang bekerja di lingkungan Perumahan Dinas Bea Cukai Tangerang. Di hari yang sama, dibagikan juga nasi bungkus dan masker kepada anak-anak jalanan di sekitar Kantor Bea Cukai Tangerang.

Rangkaian kegiatan bakti sosial masih berlanjut pada tanggal 7 April 2021. Persekutuan Warga Kristiani Bea Cukai Tangerang melaksanakan kunjungan ke LPKA Tangerang yang bersifat lintas agama dengan menggandeng Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al-Anshor Bea Cukai Tangerang dan bintal beragama Hindu. Acara ini juga turut dihadiri Kepala Kantor Bea Cukai Tangerang, Guntur Cahyo Purnomo. Diberikan bingkisan berupa perlengkapan kebutuhan sehari-hari juga kipas angin untuk mendukung kegiatan pembinaan di LPKA.

Kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan merupakan bentuk berbagi kasih dan sukacita kepada sesama yang diharapkan dapat membangun kebersamaan dan menjaga tali silaturahmi antara Bea Cukai Tangerang dengan lingkungan sekitar. Walaupun dilaksanakan dalam masa pandemi Covid-19, namun sukacita Paskah dan makna peringatan akan kebangkitan Tuhan tetap dirasakan. Penerapan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan pun tak lupa dilaksanakan dengan ketat.

Selain kegiatan bakti sosial, terdapat pula agenda Ibadah dan Perayaan Paskah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Tahun 2021 yang akan dilaksanakan secara virtual pada tanggal 24 April 2021 pukul 09.00 WIB mendatang. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pegawai Kristiani yang tersebar di seluruh Indonesia. Ibadah dan Perayaan Paskah mengusung tema Berpaling Kepada Sang Hidup (Yoh 20:14-16) dan subtema "Ku arahkan pandanganku pada Dia yang bangkit, aku hidup".

Semoga sukacita dan damai sejahtera selalu hadir dalam hati kita, melekat dalam setiap pelaksanaan tugas dan fungsi kita, menciptakan Bea Cukai yang makin baik.

Previous Next

Tangerang Selatan, 29/03/2021. Setelah sebelumnya sukses menggelar Sosialisasi Peraturan Menteri Keuangan Nomor 200/PMK.04/2019 tentang Pembebasan Bea Masuk dan Cukai atas Impor Barang untuk Keperluan Penelitian dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan kepada Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek), hari Senin, 29 Maret 2021, Bea Cukai Tangerang turut hadir dalam undangan Rapat Rencana Pembentukan Pusat Logistik Berikat (PLB) oleh Puspiptek. Pertemuan yang digelar di Gedung TMC, Kawasan Puspiptek, Serpong, dilatarbelakangi oleh rencana Puspiptek membentuk tempat penimbunan barang penelitian yang diimpor yang sifatnya peka waktu, serta pengeluaran barang impor yang lebih cepat. Pertemuan turut dihadiri oleh perwakilan dari Kantor Wilayah Bea Cukai Banten, Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Tanjung Priok, dan Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Soekarno-Hatta.

Rapat dipimpin oleh Sri Setiawati selaku Kepala Puspiptek. Dipaparkan bahwa rencana pembentukan PLB sebagai hub barang impor yang diperuntukkan bagi penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan di lingkungan Kemenristek/BRIN. Puspiptek sebagai lembaga pemerintah diharapkan menjadi contoh atas inovasinya dalam membentuk PLB demi kelancaran dan percepatan perpindahan barang impor berupa keperluan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan. Bea Cukai sebagai ujung tombak pengawasan dan pelayanan kegiatan impor turut mendukung kelancaran prosedur impor salah satunya dengan penggunaan fasilitas kepabeanan seperti Pusat Logistik Berikat. Selain itu, khusus untuk impor barang keperluan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan tersedia fasilitas pembebasan bea masuk dan cukai sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 200/PMK.04/2019 yang telah disosialisasikan sebelumnya.

Pokok-pokok pembahasan rapat meliputi tingkat urgensi dibentuknya PLB bagi lembaga pemerintah, prosedur teknis dan persyaratan administrasi impor barang keperluan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan melalui PLB, dan penyesuaian dengan peraturan yang berlaku mengenai PLB. Untuk mendapat keputusan lebih lanjut diperlukan adanya kajian yang membahas mengenai standar operasional prosedur Puspiptek serta urgensinya dalam pembentukan PLB. Hingga kini, Bea Cukai Tangerang terus mendampingi Puspiptek dan bersinergi dengan Kantor Bea Cukai lainnya seperti Kantor Wilayah Bea Cukai Banten. Peran Bea Cukai dalam memberikan asistensi mengenai fasilitas kepabeanan akan selalu digaungkan demi mewujudkan Bea Cukai yang makin baik.

Previous Next

Tangerang Selatan, 01/04/2021. Mengawali kuartal kedua di tahun 2021, Bea Cukai Tangerang masih fokus memberikan pelayanan yang prima untuk terus mendorong pemulihan ekonomi dampak pandemi Covid-19. Para pengguna jasa kepabeanan dan cukai di wilayah pengawasan Bea Cukai Tangerang yang juga berperan dalam menggerakkan roda perekonomian nasional di bidang perindustrian dan perdagangan turut dirangkul dan dibina. Tepatnya pada hari Kamis, 1 April 2021, digelar kegiatan kunjungan kerja dalam rangka pembinaan secara berkala dalam balutan Customs Visits Customer. Kegiatan Customs Visits Customer diadakan di PT Multi Bintang Indonesia dan PT Panjang Jiwo sebagai Reksan Cukai di wilayah Tangerang Raya yang memproduksi Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA). Kegiatan Customs Visits Customer dihadiri oleh Guntur Cahyo Purnomo selaku Kepala Kantor Bea Cukai Tangerang dan jajarannya, serta pimpinan dan perwakilan masing-masing perusahaan. Selain memberikan pembinaan, kami juga menampung saran serta masukan untuk pelayanan yang lebih baik ke depan.

            Pada Customs Visits Customer dibahas mengenai lika-liku proses bisnis kedua perusahaan di masa pandemi hingga kini. Di wilayah pengawasan Bea Cukai Tangerang, kedua perusahaan tersebut merupakan kontributor penerimaan Cukai terbesar. Berdasarkan data penerimaan, sebesar 43% penerimaan Cukai merupakan kontribusi dari PT Multi Bintang Indonesia. Sedangkan penerimaan Cukai dari PT Panjang Jiwo terus mengalami tren positif dari awal tahun hingga mencapai sekitar Rp120 Miliar. Bea Cukai Tangerang terus mendampingi dan memberikan pelayanan serta tak lupa melakukan pengawasan terhadap kegiatan para Reksan Cukainya. Hingga kini, PT Multi Bintang Indonesia berencana untuk meluncurkan inovasinya berupa merk baru.

            Menyongsong program pemulihan ekonomi, tren positif pada penerimaan Cukai yang lambat laun mengalami surplus pada proyeksinya turut berdampak baik. Semoga terus bertahan dan dapat meningkat hingga penghujung tahun nanti dengan diikuti pulihnya perekonomian secara keseluruhan. Pembinaan serta pendampingan kepada pengguna jasa termasuk Reksan Cukai senantiasa dilakukan Bea Cukai Tangerang untuk mewujudkan pelayanan prima serta Bea Cukai yang makin baik.

Previous Next

Tangerang Selatan, 25/03/2021. Setiap tahunnya, desain Pita Cukai selalu berubah sebagai sistem sekuritas dan pencegahan terhadap maraknya peredaran Barang Kena Cukai (BKC) ilegal. Perubahan tersebut disambut baik oleh Bea Cukai Tangerang dengan turut menggelar Workshop Identifikasi Pita Cukai Tahun 2021. Bertempat di Ruang Aula Kantor Bea Cukai Tangerang, kegiatan Workshop digelar pada hari Kamis, 25 Maret 2021 dengan menerapkan standar protokol kesehatan. Workshop dibuka oleh Kepala Kantor Bea Cukai Tangerang, Guntur Cahyo Purnomo dan diikuti oleh pegawai Seksi Penindakan dan Penyidikan serta beberapa pegawai lainnya.

            Workshop Identifikasi Pita Cukai Tahun 2021 meliputi sosialisasi Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor PER-12/BC/2020 tentang Bentuk Fisik, Spesifikasi, dan Desain Pita Cukai Tahun 2021 dan praktik identifikasi keaslian Pita Cukai. Sosialisasi dibawakan oleh Nova Zaenal Abidin selaku pelaksana pemeriksa Seksi Penindakan dan Penyidikan. Dipaparkan secara detail mengenai bentuk fisik, spesifikasi serta desain Pita Cukai tahun 2021 yang bertemakan Biota Laut. Kemudian praktik identifikasi keaslian Pita Cukai dipandu oleh Novian Dermawan selaku Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan.

            Workshop berjalan dengan lancar dan penuh antusias dari para peserta yang merupakan pegawai Bea Cukai Tangerang. Praktik identifikasi keaslian pita cukai dapat dilihat secara kasat mata maupun menggunakan media penolong berupa kaca pembesar, sinar UV, dan metode lainnya. Pengetahuan mengenai desain Pita Cukai yang terbaru dapat menunjang kelancaran dalam pelaksanaan pengawasan Barang Kena Cukai juga mendukung aksi Gempur Rokok Ilegal.

Atas terlaksananya Workshop Identifikasi Pita Cukai Tahun 2021 diharapkan para pegawai mampu membedakan pita cukai yang asli maupun yang palsu untuk menjaga Indonesia dari peredaran barang ilegal khususnya Barang Kena Cukai, juga mengamankan penerimaan Negara yang terkandung dalam pungutan Cukai secara maksimal.

Berita Terbaru

Statistik Pengunjung

958267
Hari IniHari Ini194
KemarinKemarin362
Minggu IniMinggu Ini556
Bulan IniBulan Ini5243
SemuaSemua958267
Jalan Jalur Sutera Kav. 32 D Serpong Utara, Tangerang Selatan, Banten 15230