Bea Cukai Tangerang dengan bangga menggelar Seminar Pengembangan Bisnis melalui Fasilitas Kepabeanan yang akan dilaksanakan pada hari Rabu, 29 Januari 2020 pukul 09.00 di Ruang Aula Lantai 3 Kantor Bea Cukai Tangerang yang berlokasi di Commercial Area Alam Sutera, Jalan Jalur Sutera Kav. 32D, Kelurahan Pakualam, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten.

            Seminar ini ditujukan bagi para pengusaha Industri Besar maupun Industri Kecil dan Menengah, baik yang berlokasi di Tangerang Raya maupun di luar Tangerang Raya. Seminar ini diutamakan bagi para eksportir dan juga importir. Namun tak perlu khawatir, karena Seminar ini TERBUKA UNTUK UMUM.

            Seminar ini turut menghadirkan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang, Akademisi dari Politeknik Keuangan Negara STAN, juga Praktisi Pengguna Fasilitas Kepabeanan (Kawasan Berikat dan Pusat Logistik Berikat). Seminar ini bersifat GRATIS DAN TIDAK DIPUNGUT BIAYA.

            Untuk informasi dan pendaftaran silakan hubungi PLI Bea Cukai Tangerang di nomor Whatsapp 08111628181.

           Segera daftarkan dirimu!

 

Previous Next

Tangerang Selatan, 22/01/2020. Mengisi hari-hari dengan melakukan pengawasan dan pelayanan, menjelang akhir bulan Januari tepatnya Rabu, 22 Januari 2020 Bea Cukai Tangerang (BeTa) menggelar event pembinaan keterampilan yang ditujukan bagi para pejabat dan pegawai BeTa. Event yang dilaksanakan di Aula Kantor BeTa ini dibalut dalam P2KP dengan tema Pengelolaan Arsip.

            Arsip merupakan suatu rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk dan media sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan). Kementerian Keuangan yang di dalamnya terdapat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) tentu memiliki segudang arsip, baik arsip substantif maupun arsip fasilitatif. Hal tersebut dibahas tuntas pada event yang mendatangkan Abdurokhim selaku Kepala Subbagian Persuratan dan Kearsipan Sekretariat DJBC.

            Disambut oleh Kepala Kantor BeTa, Guntur Cahyo Purnomo, disinggung mengenai pentingnya arsip dan pengelolaannya di BeTa. Mengingat kegiatan pengawasan dan pelayanannya yang terbilang cukup padat membuat dokumen yang dikelola juga sangat banyak. Guntur mengingatkan, “kesempatan untuk memahami pengelolaan arsip ini semoga dapat digunakan dengan maksimal untuk mewujudkan pengelolaan arsip BeTa yang semakin baik”.

            Bagaimanapun, arsip merupakan bagian penting yang mendukung kinerja pengawasan serta pelayanan kepabeanan dan cukai. Berkaca dari kearsipan Kementerian Keuangan yang terakreditasi A oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), menjadi pacuan semangat unit-unit vertikal di bawahnya untuk tertib dalam pengelolaan arsip dan menghidupkan budaya 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin). Dipaparkan oleh Abdurokhim mengenai tips and tricks pengelolaan arsip di Kantor Pusat DJBC. Mulai dari proses distribusi arsip supaya lancar, penyimpanan arsip yang dapat dicari hanya dalam jentikan jari, penyelesaian arsip dengan pemusnahan yang terjadwal hingga penanganan pada saat force majeure.

            Menutup perjumpaan di event P2KP, diharapkan BeTa dapat menjadi kantor dengan pengelolaan arsip yang semakin baik, menyusul Kantor Bea Cukai lainnya yang tersebar di seluruh Indonesia. Harapan ini tentunya berbanding lurus dengan meningkatnya akurasi pengawasan dan juga lahirnya kemudahan pelayanan di Bea Cukai Tangerang untuk mewujudkan Bea Cukai yang semakin baik.

 

Previous Next

Tangerang Selatan, 10/01/2020. Menggandeng para milenialnya, Bea Cukai Tangerang (BeTa) menggelar event inspiratif guna mendorong kreativitas dan semangat mengejar impian. Di Ruang Aula Kantor BeTa, dimeriahkan event dalam bentuk talkshow yang bertajuk Inspirasi BeTa. Inspirasi BeTa ditujukan khusus bagi para pegawai milenial yang sedang dalam masa produktifnya.

            Dipandu oleh Sandya Bayu Bachtiar selaku Kepala Subseksi Penyuluhan, talkshow Inspirasi BeTa berjalan dengan meriah dan sangat inspiratif. Tak lupa, Sandya turut mengundang beberapa sosok inspiratif di BeTa, yaitu Iswandi selaku Kepala Subseksi Kepatuhan Pelaksanaan Tugas Pengawasan dan juga Ewaldo Hasbyaqil Asy’ari selaku Pelaksana pada Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai.

            Sandya menyampaikan, bahwa event ini ditujukan agar para milenial BeTa dapat berkembang karirnya juga pendidikannya. Banyak pertanyaan terlontar kepada dua sosok inspiratif itu, terlebih mengenai jenjang pendidikan. Ewaldo yang merupakan salah satu lulusan Diploma III Khusus PKN STAN dengan nilai terbaik menuturkan alasannya tetap semangat menjalani pendidikannya. “Saya selalu ingin memberikan manfaat yang lebih bagi lingkungan saya” tukas Aldo, sapaan akrabnya. “Terlebih karena menurut saya, saya harus mengejar ketertinggalan karir saya ini, tentunya dengan melanjutkan pendidikan Diploma III” lanjut Aldo.

            Selanjutnya beralih ke penerima beasiswa S-III luar Negeri, Iswandi. Perjuangan panjang meraih sukses dan melalui kegagalan telah dilewati hingga di titik ini. Hari ini, menjadi hari terakhir Iswandi menemani BeTa sebelum harus pergi ke Australia menempuh pendidikannya. Dalam event ini dipaparkan mengenai tips and tricks hingga mendapatkan beasiswa S-III di luar Negeri. Tak hanya itu, S-II yang telah dilaluinya dulu pun merupakan beasiswa yang didapatkannya di Negeri sakura, Jepang. Sungguh pencapaian yang luar biasa dan pastinya membanggakan. Semangatnya menjadi pemicu para milenial untuk mengikuti jejaknya melanjutkan pendidikan. “Tips dari saya cukup dengan 4P, yaitu Purpose, Preparation, Pray, dan Persistence” tutup Iswandi.

            Banyak cerita seru maupun pengalaman suka dan duka disampaikan masing-masing oleh Iswandi juga Aldo. Usaha dan doa selalu menjadi topik utama di tiap-tiap paragraf cerita perjuangan yang dibagi. Pesan-pesan perjuangan pun tak luput menjadi bagian yang dinanti. Semoga cerita sukses dapat terus bergulir ke generasi selanjutnya dan tetap menginspirasi sesama.

 

Previous Next

Tangerang Selatan, 13/01/2020. Kerja sama yang telah terjalin harmonis antara Bea Cukai Tangerang (BeTa) dengan asosiasi pengusaha semakin erat dengan adanya kunjungan yang mereka lakukan kepada pimpinan BeTa yang baru. Asosiasi Pengusaha Tempat Penimbunan Berikat (APTPB) Tangerang dan Asosiasi Pengusaha Kawasan Berikat (APKB) merupakan dua asosiasi pengusaha penerima fasilitas kepabeanan yang aktif bersinergi dengan BeTa. Datangnya Guntur Cahyo Purnomo sebagai Kepala Kantor BeTa yang baru memberi warna baru. APTPB dan APKB merasa perlu untuk mempererat kerja sama melalui silaturahim kepada Guntur.

            Silaturahim ini diadakan pada Selasa, 13 Januari 2020 dan bertempat di Ruang Rapat BeTa. Asosiasi diwakili oleh masing-masing pengurus baik dari APKB maupun APTPB. Selain Kepala Kantor, pihak BeTa dihadiri oleh Aflachul dan Wahyu Setiyono selaku Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Kepabeanan dan Cukai (PKC), Herkan Syachrudi selaku Kasi Penindakan dan Penyidikan (P2), serta Wisnu Nuryanto selaku Kasi Penyuluhan dan Layanan Informasi (PLI). Dalam sambutannya, Guntur menyampaikan harapannya agar asosiasi dapat berfungsi menjembatani komunikasi antara pengusaha penerima fasilitas dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC), baik pusat maupun unit vertikalnya. Guntur juga meminta adanya kerja sama aktif di kemudian hari dari asosiasi agar para pengusaha menjaga fasilitas yang telah mereka miliki dengan baik. “Bayangkan berapa banyak keuntungan yang diperoleh perusahaan dari fasilitas penangguhan Bea Masuk dan tidak dipungut Pajak Dalam Rangka Impor” ujar Guntur. Beliau juga menambahkan bahwa peraturan yang ada sekarang telah diusahakan semaksimal mungkin supaya dapat mengakomodir aspirasi dari para pengusaha. Oleh karena itu diharapkan timbal balik perusahaan untuk secara sadar mematuhi aturan yang berlaku saat ini.

            Ahmad Matien sebagai Ketua APKB Banten membuka pembicaraan dari pihak asosiasi. Beliau menyampaikan agenda APKB terdekat yaitu Roadshow ke KPU (Kantor Pelayanan Utama) Tanjung Priok dan KPU Soekarno-Hatta dengan agenda terkait nota pembetulan (notul), customs clearance, dwelling time, dan CEISA. Sedangkan Sri Widyastuti selaku Ketua APTPB menyampaikan kesiapan pihaknya untuk menjembatani, mengawal, dan berkomunikasi antara DJBC dengan pengusaha termasuk siap ditegur jika ada anggotanya yang belum sesuai aturan.

            Selanjutnya Guntur mengingatkan bahwa fasilitas yang diberikan oleh Negara juga menuntut adanya tanggung jawab. Salah satunya adalah adanya kewajiban IT inventory yang sudah ada sejak 2014 melalui PER-09/BC/2014 yang kemudian dikuatkan dengan adanya monitoring dan evaluasi (Monev) atasnya melalui INS-04/BC/2016. Terakhir DJBC menegaskan berlakunya IT inventory yang subsistem dari sistem laporan keuangan melalui INS-02/BC /2019. Pengusaha harus memenuhi seluruh ketentuan tersebut untuk menjaga keberlangsungan fasilitas yang telah diperolehnya.

            Terakhir, Guntur berpesan agar pertama, pengusaha tidak sungkan untuk berkomunikasi dengan BeTa atas segala permasalahan yang dihadapi untuk dicari solusi terbaiknya. Kedua, menghimbau kepada para pengusaha untuk dapat mendayagunakan sistem pengendalian intern (SPI) semaksimal mungkin sebagai bagian dari usaha menjaga fasilitas yang telah didapat.

 

Previous Next

Tangerang Selatan, 03/01/2020. Jumat pertama di tahun 2020 ini sekaligus menjadi Jumat terakhir Bea Cukai Tangerang (BeTa) ditemani Aris Sudarminto sebagai Kepala Kantornya. Penghujung tahun 2019 lalu, Aris mendapatkan surat keputusan perpindahan dirinya ke kantor Bea Cukai yang lain. Setelah 2 tahun lamanya, Aris menemani BeTa menjalankan misi mulia Bea Cukai, menciptakan inovasi baru, juga meraih prestasi cemerlang. Goresan cerita panjang terukir di sepanjang tahun-tahunnya.

            “Di mana ada pertemuan, pasti akan ada perpisahan”

            Jumat itu BeTa menggelar event BeTa Gathering yang dihadiri seluruh pejabat dan pegawai BeTa serta turut mengundang perwakilan Asosiasi di bawah pengawasan BeTa. Terdapat Asosiasi Pengusaha Tempat Penimbunan Berikat (APTPB) dan Asosiasi Pengusaha Kawasan Berikat (APKB). BeTa Gathering digelar sebagai momen apresiasi serta perpisahan BeTa dengan Aris Sudarminto sebelum di kemudian hari posisi Kepala Kantor tergantikan.

            Di institusi Bea Cukai, perpisahan dan perpindahan menjadi hal yang lazim ditemui, dan akhirnya BeTa menemukannya, lagi. Namun, tak ingin bergelut dengan kesedihan, gelaran BeTa Gathering dibuat meriah dengan iringan lagu-lagu happy dari BeTaMusik. Lagu koplo yang kini sedang populer pun tak luput dinyanyikan hingga menambah meriahnya suasana kala itu. Dalam event tersebut, beberapa kali disampaikan pesan serta kesan dari rekan kerja juga para pemangku kepentingan. Wahyu Setyono, salah satu Kepala Seksi, menuturkan apresiasinya kepada Aris Sudarminto. “Pengalaman pertama saya memiliki atasan yang merupakan adik kelas saya sendiri. Namun saya bangga, semangat ibadahnya dapat menular ke orang lain, termasuk saya. Beliau juga selalu menerapkan nilai integritas di setiap pekerjaan dan menanamkan amanah kepada setiap jajarannya. Seluruh elemen BeTa merasakan banyak perubahan yang baik dan juga merasa diperhatikan” jelas Wahyu.

            Tak lupa, salah satu pemangku kepentingan yang diwakili oleh Asosiasi, Ahmad Matien Mukhtar, juga menyampaikan kesannya. Dituturkan terkait kemudahan-kemudahan dalam pelayanan yang banyak didapatkan oleh pengguna jasa BeTa. Terlebih dengan segudang inovasi yang ditelurkan BeTa dalam lingkup pengawasan maupun pelayanan sangat memberi keuntungan bagi perusahaan pengguna fasilitas.

            Tak hanya pesan dan kesan yang disampaikan, penghargaan dan apresiasi juga diselipkan pada event ini dalam sesi BeTa Rewards yang merupakan pemberian penghargaan kepada pejabat dan pegawai terbaik BeTa di tahun 2019. Penghargaan sebagai Employee of the Year dinobatkan kepada Andi Netti selaku Kepala Urusan Rumah Tangga atas kinerja dan dedikasinya selama setahun belakangan. Selanjutnya penghargaan sebagai Employee of the Month dinobatkan kepada Vebry Andreas yang merupakan Staff Subbagian Umum atas kinerja dan kerja kerasnya selama sebulan lamanya. Penghargaan pegawai terbaik di setiap Seksi juga diberikan sebagai sarana untuk memacu semangat perubahan ke arah yang lebih baik.

            Hingga Aris Sudarminto angkat bicara soal perpisahannya, “Man jadda wa jada, kalau pekerjaan di sini telah selesai, kita harus melanjutkan bekerja di tempat yang lain” tuturnya. “Sudah menjadi sifat seorang Muslim untuk senantiasa bekerja, bagaimanapun, show must go on” tambah Aris. Mungkin untuk yang terakhir kalinya, para pegawai dari masing-masing Seksi memberikan persembahan untuk Aris. Tak hanya itu, telah disiapkan beberapa video highlight untuk mengenang perjalanan Aris selama di BeTa. Keseruan dan pilunya perpisahan bercampur aduk menjadi satu. Terlebih saat dimainkan peran-peran dalam Teater BeTa Talkshow oleh pegawai milenial yang menggambarkan Aris serta pejabat lainnya.

            Mengakhiri event tersebut, diberikan cinderamata sebagai kenang-kenangan dari BeTa untuk Aris. Berharap supaya tidak terlupakan dan selalu tersimpan dalam ingatan yang baik. Kemudian semua bersalaman, menyelamati dan menumpahkan doa terbaik untuk karirnya kelak.

            Sore itu, Aris beranjak meninggalkan Kantor BeTa. Sosok bijaksananya kini tak lagi dapat ditemui menghiasi Kantor BeTa di kala momen Briefing dan Berdoa Bersama (Bertiga), Salat Zuhur berjamaah, maupun olahraga mandiri. Tahun yang baru menjadi penyokong harapan dan semangat baru dengan pimpinan yang baru pula. Tak ada yang berbeda, Bea Cukai tetap menjadi Bea Cukai yang semakin baik, dan BeTa tetap menjadi yang terbaik!

 

Berita Terbaru

Statistik Pengunjung

439528
Hari IniHari Ini34
KemarinKemarin518
Minggu IniMinggu Ini4091
Bulan IniBulan Ini13047
SemuaSemua439528
Jalan Jalur Sutera Kav. 32 D Serpong Utara, Tangerang Selatan, Banten 15230